Komisi C DPRD Jember Soroti Rendahnya PAD Dari PBB, Perlu Tingkatkan Sosialisasi dan Perbaikan Sistem

Thursday, 25 September 2025 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.Id- Anggota komisi C DPRD Jember, Edi Cahyo Purnomo, menyoroti rendahnya capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak, khususnya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Hingga akhir September 2024, realisasi PBB baru mencapai Rp22 miliar dari target Rp83 miliar.

Dia mengaku, saat rapat dengar pendapat dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), pihaknya menekankan pentingnya perbaikan sistem dan peningkatan sosialisasi agar target PAD bisa tercapai.

“Agar ada kemudahan dalam pembayaran PBB, seperti melalui m-banking atau gerai di minimarket, namun hal ini perlu disosialisasikan lebih masif,” kata pria yang akrab disapa Ipung itu, Kamis (25/9/2025).

Baca Juga :  Jember Darurat Stunting-Kematian Ibu, Bupati Fawait Terjunkan 1.200 Nakes ke Desa

Selanjutnya kata dia, selain kemudahan akses, politisi PDI Perjuangan ini juga menyoroti masalah kepercayaan masyarakat yang harus dipulihkan. Dia menceritakan keluhan dari masyarakat yang sudah membayar pajak, namun uangnya tidak disetorkan oleh oknum juru tagih.

“Ini perlu ada perhatian khusus dari pemerintah,” ujarnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Komisi C DPRD Jember menyarankan agar pemerintah daerah, melalui tingkat kecamatan, desa, hingga RT/RW, membuat aplikasi yang dapat memberikan bukti pembayaran langsung kepada wajib pajak.

Baca Juga :  Di Harlah 100 Tahun NU, Bupati Jember Minta Para Kiai Tak Segan Mengingatkan Jika Kinerjanya Melenceng

“Kami juga meminta Bapenda untuk melakukan pendataan ulang objek pajak,” paparnya.

Menurutnya, masih banyak bangunan yang terdaftar sebagai objek pajak bumi saja. Padahal, seharusnya terdaftar sebagai objek pajak bumi dan bangunan.

“Jika pendataan ini dilakukan dengan serius, kami yakin PAD dari sektor PBB akan melebihi target,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Permintaan Telur Puyuh Melonjak Drastis, Harga Masih Stagnan
Kesaksian Warga Gumelar atas Kronologi Banjir
Merasa Terpanggil, Jajaran Satkoryon Banser Umbulsari Turun ke Lokasi Banjir di Desa Curah Malang
Prabowo Menekankan Semangat Indonesia Incorporated saat Audiensi dengan 5 Pengusaha Nasional
Sedang Pergi ke Toko, Rumah Lansia di Jember Roboh di Terpa Angin Kencang
Terancam Gagal Panen, Puluhan Hektare Tanaman Padi di Jember Diserang Tikus
UIN KHAS Jember Berduka! Pakar Ilmu Komunikasi Islam Wafat
Resepsi 100 Tahun NU, Ketua LDNU PBNU Paparkan Tiga Kerangka Khidmat

Baca Lainnya

Monday, 16 February 2026 - 21:48 WIB

Permintaan Telur Puyuh Melonjak Drastis, Harga Masih Stagnan

Sunday, 15 February 2026 - 15:09 WIB

Kesaksian Warga Gumelar atas Kronologi Banjir

Saturday, 14 February 2026 - 07:24 WIB

Merasa Terpanggil, Jajaran Satkoryon Banser Umbulsari Turun ke Lokasi Banjir di Desa Curah Malang

Wednesday, 11 February 2026 - 06:55 WIB

Prabowo Menekankan Semangat Indonesia Incorporated saat Audiensi dengan 5 Pengusaha Nasional

Monday, 2 February 2026 - 16:44 WIB

Sedang Pergi ke Toko, Rumah Lansia di Jember Roboh di Terpa Angin Kencang

TERBARU

Gambar Ilustrasi Konflik Amerika-Iran di Mata Masyarakat Awam (Grafis Frensia)

Kolomiah

Konflik Amerika-Iran di Mata Masyarakat Awam

Wednesday, 25 Feb 2026 - 00:24 WIB