Warning! Jember Dikepung Cuaca Ekstrem

Monday, 15 December 2025 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Warning! Jember Dikepung Cuaca Ekstrem (Sumber: Grafis Frensia)

Gambar Warning! Jember Dikepung Cuaca Ekstrem (Sumber: Grafis Frensia)

FRENSIA.ID– Kabupaten Jember benar-benar berada dalam situasi siaga tinggi. Cuaca ekstrem yang melanda sejak Senin (15/12/2025) memicu rangkaian kejadian bencana hidrometeorologi di berbagai wilayah. Mulai dari pohon tumbang, tanah longsor, hingga sungai-sungai besar yang meluap dan masuk ke permukiman warga.

Berdasarkan laporan resmi Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Jember yang diterima hingga pukul 17.11 WIB, cuaca ekstrem ini merupakan bagian dari peringatan dini Badan Meteorologi yang menyebutkan potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah Jember pada periode 11–20 Desember 2025.

Sejumlah dampak serius tercatat sepanjang siang hingga sore hari. Pada pukul 13.03 WIB, pohon tumbang terjadi di kawasan Jalan A. Yani Jember dan sempat mengganggu arus lalu lintas. Situasi kemudian berkembang cepat ketika debit air Sungai Kalijompo mulai meningkat sejak pukul 14.38 WIB, disusul laporan longsor di Sumberbulus, Ledokombo, yang menutup bahu jalan raya.

Baca Juga :  Temui Guru Ngaji, Gus Fawait Pastikan Insentif Guru Ngaji Berjalan Lancar

Tak hanya itu, Sungai Gila di Kecamatan Ledokombo dilaporkan meluap ke permukiman warga Desa Sumbersalak dan bahkan ke jalan raya utama. Kondisi semakin mengkhawatirkan saat Sungai Kalijompo tercatat mencapai ketinggian 120 cm di Pos Pantau Perkebunan Kalijompo, dan air mulai masuk ke rumah-rumah warga di Kampung Ledok.

Di wilayah perkotaan, Sungai Rembangan di belakang RS Paru Jember Lor juga mengalami kenaikan debit signifikan. Luapan air perlahan merangsek ke halaman hingga ke dalam rumah warga. Situasi serupa terjadi di Sungai Bedadung kawasan Patrang, dengan kenaikan debit air mencapai sekitar satu meter dari bibir sungai, membawa material kayu dan membahayakan warga sekitar.

Dampak lain yang tak kalah berbahaya terjadi pada pukul 16.52 WIB, ketika sebuah gardu listrik roboh di Jalan Kasuari, Kedawung, Kecamatan Patrang. Kejadian ini mengancam keselamatan pengguna jalan dan memicu kewaspadaan ekstra dari petugas gabungan.

Baca Juga :  Terkait Video Viral Gelontongan Kayu Di Banjir Sumatra! Dirjen Gakkumhut: Wamen Sudah Melakukan Operasi

Hingga laporan terakhir, luapan air di Kampung Ledok bahkan sudah mencapai pinggang orang dewasa, sementara di beberapa titik jembatan penghubung antarwarga dilaporkan terputus akibat derasnya arus sungai.

BPBD Kabupaten Jember mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menghindari area rawan banjir, longsor, dan pohon tumbang, serta segera melapor apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing. Pemerintah daerah bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan intensif dan penanganan di lapangan.

“Situasi masih dinamis. Apabila ada perkembangan lanjutan, akan segera kami laporkan,” demikian penutup laporan resmi Pusdalops BPBD Kabupaten Jember.

Warga Jember diminta tidak lengah. Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, dan kewaspadaan menjadi kunci utama untuk meminimalkan risiko korban jiwa maupun kerugian materiil.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Durian Lokal Jember Naik Kelas! Riset Ungkap Potensi Varietas Eksklusif di Lereng Argopuro dan Raung
​PC GP Ansor Jember Dilantik! Izzul Ashlah Ajak Tirakat dengan Pikiran Luas
Lewat TBA, Gus Lilur Siap Penuhi Kebutuhan 9 Pabrik Kalsium Karbonat di Jatim
Sambut HUT Partai ke-53, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Khotmil Qur’an dan Santunan Yatim Piatu
Ribuan Pekerja Perkebunan Gelar Aksi Damai Soroti Konflik JCE–Blawan
Penerbitan IUP Pertambangan Pasir Laut Jadi Rebutan KKP dengan ESDM, Owner Kabantara Grup Beberkan Penjelasannya
Jalinan Harmoni Antar Umat Beragama, Satkoryon Banser Umbulsari PAM di Gereja Sidorejo
Menteri ESDM Sedang Prioritaskan IUP, Kabantara Grup Siap Kuasai Bauksit Indonesia

Baca Lainnya

Sunday, 25 January 2026 - 19:52 WIB

Durian Lokal Jember Naik Kelas! Riset Ungkap Potensi Varietas Eksklusif di Lereng Argopuro dan Raung

Saturday, 24 January 2026 - 12:34 WIB

​PC GP Ansor Jember Dilantik! Izzul Ashlah Ajak Tirakat dengan Pikiran Luas

Friday, 23 January 2026 - 13:14 WIB

Lewat TBA, Gus Lilur Siap Penuhi Kebutuhan 9 Pabrik Kalsium Karbonat di Jatim

Friday, 9 January 2026 - 21:12 WIB

Sambut HUT Partai ke-53, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Khotmil Qur’an dan Santunan Yatim Piatu

Tuesday, 6 January 2026 - 15:55 WIB

Ribuan Pekerja Perkebunan Gelar Aksi Damai Soroti Konflik JCE–Blawan

TERBARU

Polisi saat melakukan olah TKP. (Foto:Istimewa).

Criminalia

Polisi Sebut Pelaku Pembacokan di Kalisat Terancam 9 Tahun Penjara

Wednesday, 28 Jan 2026 - 12:37 WIB

Foto: Istimewa.

Criminalia

Penjelasan Ketua RW Soal Pembacokan Sebabkan 1 Tewas di Kalisat Jember

Wednesday, 28 Jan 2026 - 12:31 WIB