Bulog Jember Pangkas Rantai Distribusi MinyaKita, Pastikan Harga di Pasar Sesuai HET

Saturday, 24 January 2026 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa.

Foto: Istimewa.

Frensia.Id– Perum Bulog Kantor Cabang Jember mendistribusikan 105 ribu liter Minyak Goreng Rakyat (MGR) merek MinyaKita, langsung ke pedagang dan pengecer di pasar tradisional Kabupaten Jember, Sabtu (24/1/2026).

Langkah ini diambil untuk memangkas rantai distribusi sekaligus menjamin harga di tingkat konsumen tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Penyaluran difokuskan pada pasar tradisional serta toko pengecer yang telah terverifikasi oleh dinas terkait. Skema distribusi langsung ini merupakan instruksi pusat guna memastikan ketersediaan stok bagi masyarakat.

“Hingga saat ini, total MinyaKita yang telah disalurkan mencapai 105 ribu liter. Sesuai arahan pusat, prioritas utama kami adalah pedagang pasar tradisional yang sudah terdata,” kata Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Jember, Muhammad Ade Saputra, Sabtu (24/1/2026).

Baca Juga :  Peringati Hari Koperasi Ke-79, Dekopinda Jember Gelar Jalan Sehat hingga Gaet Puluhan UMKM

Selanjutnya kata dia, Bulog melepas MinyaKita ke pedagang dengan harga Rp14.500 per liter. Dengan selisih tersebut, pedagang wajib menjual kembali ke masyarakat maksimal sesuai HET, yaitu Rp15.700 per liter.

“Tujuannya jelas, yakni menjaga stabilitas harga di lapangan agar tetap sesuai ketentuan Rp15.700 per liter,” ujarnya.

Ade menjelaskan, bahwa Bulog Jember juga melakukan edukasi kepada pedagang agar menjual MinyaKita sesuai ketentuan harga. Targetnya, penjualan bisa mencapai 400.000 liter dan selesai pada Februari 2026.

Baca Juga :  Dewan Komisioner OJK: Industri Keuangan adalah Industri Kepercayaan

“Hal ini guna menghadapi lonjakan kebutuhan pada momentum Hari Besar Keagamaan Nasional seperti Ramadhan dan Idulfitri 1447 Hijriah,” paparnya.

Andre juga mengimbau, agar pedagang tidak melakukan penimbunan serta tidak menaikkan harga jual di luar ketentuan. Monitoring berkala akan dilakukan terhadap alur distribusi MinyaKita di wilayah Jember.

“Kami jg menghimbau kepada seluruh pedagang yang menjual MGR Minyakita utk tidak melakukan penimbunan serta menaikkan harga jual yg ditentukan sesuai arahan dari kementerian perdagangan karena Bulog bersama tim satgas pangan akan melakukan monitoring berkala atas alur distribusi komoditi minyakita,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Emas hingga Daging Sapi Jadi Penyumbang Andil Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026
BPS Catat Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026 Capai 2,53 Persen
Peringati Hari Koperasi Ke-79, Dekopinda Jember Gelar Jalan Sehat hingga Gaet Puluhan UMKM
Dewan Komisioner OJK: Industri Keuangan adalah Industri Kepercayaan
Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih
BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi
Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah
Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik

Baca Lainnya

Wednesday, 5 August 2026 - 15:30 WIB

BPS Catat Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026 Capai 2,53 Persen

Sunday, 2 August 2026 - 17:33 WIB

Peringati Hari Koperasi Ke-79, Dekopinda Jember Gelar Jalan Sehat hingga Gaet Puluhan UMKM

Saturday, 27 June 2026 - 16:44 WIB

Dewan Komisioner OJK: Industri Keuangan adalah Industri Kepercayaan

Thursday, 4 June 2026 - 10:36 WIB

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

Monday, 25 May 2026 - 14:00 WIB

BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading