Penjualan Kurma di Jember Melejit Menjelang Ramadan

Thursday, 12 February 2026 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa.

Foto: Istimewa.

Frensia.Id- Geliat menyambut bulan suci Ramadan mulai terasa di Kabupaten Jember. Menjelang puasa, penjualan buah kurma di sejumlah gerai dan pasar tradisional mengalami lonjakan yang signifikan.

Berdasarkan pantauan di kawasan Pasar Tanjung Jember, etalase toko-toko mulai dipenuhi berbagai varian buah khas Timur Tengah tersebut. Pembeli tampak silih berganti memadati toko, baik untuk konsumsi pribadi maupun pembelian grosir per karton.

Dari sekian banyak jenis yang tersedia, Kurma Mesir menjadi varian yang paling laris manis. Harganya yang ekonomis menjadi alasan utama warga memburu jenis ini.

Baca Juga :  Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

“Kalau dari tahun ke tahun tetap ya, yang paling diminati itu Kurma Mesir,” kata pemilik gerai kurma, Alwi Al-Habsji, Kamis (12/2/2026).

Alwi menyebutkan bahwa kenaikan permintaan ini sudah terasa sejak awal pekan. Jika dibandingkan dengan hari biasa, kenaikan omzetnya tergolong sangat tajam.

“Untuk penjualan kurma sekarang ini, Alhamdulillah ada peningkatan dari hari biasa, sekitar 60 persen,” ujarnya.

Bagi warga lokal, Ramadan tanpa kurma terasa ada yang kurang. Hal ini diakui oleh Nailin, salah satu pembeli di Pasar Tanjung yang memborong kurma jenis Palestine.

Baca Juga :  Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik

“Ini beli untuk persiapan puasa. Soalnya kalau tanpa kurma, rasanya kayak kurang Ramadan gitu,” paparnya.

Bagi warga yang ingin menyetok kurma, dia memaparkan harga kurma di pasar Jember. Untuk kurma Mesir seharga Rp 220 ribu per karton (isi 10 kg).

“Sementara untuk kurma Ajwa (Premium), Rp 800 ribu per karton (isi 5 kg),” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Dewan Komisioner OJK: Industri Keuangan adalah Industri Kepercayaan
Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih
BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi
Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah
Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik
Pakar Ekonomi UNEJ Soroti Penyebab Lemahnya Rupiah
Harga Minyakita Naik, Pedagang di Jember Stop Penjualan
Gas Elpiji 3 Kg di Jember Langka-Mahal, Pertamina Gelar Operasi Pasar

Baca Lainnya

Saturday, 27 June 2026 - 16:44 WIB

Dewan Komisioner OJK: Industri Keuangan adalah Industri Kepercayaan

Thursday, 4 June 2026 - 10:36 WIB

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

Monday, 25 May 2026 - 14:00 WIB

BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi

Friday, 22 May 2026 - 19:32 WIB

Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah

Friday, 22 May 2026 - 18:34 WIB

Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading