Gas Elpiji 3 Kg di Jember Langka-Mahal, Pertamina Gelar Operasi Pasar

Thursday, 23 April 2026 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan operasi pasar yang digelar Pertamina Patra Niaga (Foto: Istimewa).

Kegiatan operasi pasar yang digelar Pertamina Patra Niaga (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- PT Pertamina Patra Niaga menggelar operasi pasar untuk menekan harga yang sempat menyentuh angka Rp25 ribu di tingkat pengecer.

Hal ini dilakukan untuk menyikapi isu kelangkaan dan meroketnya harga elpiji 3 kg di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi menyebut operasi pasar ini dilakukan bersama Pemkab Jember secara bertahap. Targetnya, seluruh kecamatan akan disisir untuk memastikan stok aman.

“Kami bersama Pemkab Jember melaksanakan operasi pasar di 31 kecamatan. Hingga kini sudah terealisasi di lima kecamatan,” katanya, Rabu (22/4/2026).

Selanjutnya kata dia, operasi pasar ini akan menyasar 10 titik di Jember. Dalam tahap awal di lima kecamatan, Pertamina telah menyalurkan 1.500 tabung gas melon.

Baca Juga :  BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi

“Tiap titik rata-rata mendapatkan alokasi 300 tabung, namun jumlah ini bersifat fleksibel mengikuti kondisi di lapangan. Kami imbau masyarakat tetap tenang karena stok elpiji 3 kg dipastikan aman,” ujarnya.

Ahad menegaskan bahwa stok dari level SPPBE hingga pangkalan sebenarnya berjalan normal. Ia pun meminta masyarakat untuk membiasakan diri membeli langsung di pangkalan resmi.

“Kami imbau masyarakat beli di pangkalan resmi agar dapat harga sesuai HET Rp18 ribu. Kualitas dan kuantitasnya pun terjamin,” paparnya.

Baca Juga :  Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah

Sementara itu, salah satu warga Jombang yang ikut mengantre, Ely menyebutkan, kondisi di lapangan memang sempat meresahkan warga. Di tingkat toko atau pengecer, harga elpiji subsidi ini melambung jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Kalau beli di toko Rp23 ribu per tabung. Di operasi pasar ini cuma Rp18 ribu, sangat membantu,” ungkapnya.

Sebagai informasi, berdasarkan pantauan di lapangan, harga di tingkat pengecer di Jember terpantau berada di kisaran Rp23 ribu hingga Rp25 ribu. Meski mahal, warga terpaksa membeli demi kebutuhan dapur.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih
BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi
Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah
Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik
Pakar Ekonomi UNEJ Soroti Penyebab Lemahnya Rupiah
Harga Minyakita Naik, Pedagang di Jember Stop Penjualan
Perajin Tahu di Mangli Jember Keluhkan Efek Domino Naiknya Harga Kedelai
Kepala BGN Resmikan Dapur MBG di Ponpes Nurul Chotib Jombang Jember

Baca Lainnya

Thursday, 4 June 2026 - 10:36 WIB

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

Monday, 25 May 2026 - 14:00 WIB

BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi

Friday, 22 May 2026 - 19:32 WIB

Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah

Friday, 22 May 2026 - 18:34 WIB

Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik

Thursday, 21 May 2026 - 14:25 WIB

Pakar Ekonomi UNEJ Soroti Penyebab Lemahnya Rupiah

TERBARU

Pihak kepolisian saat mengamankan pelaku yang membacok karyawan provider wifi (Foto: Istimewa).

Criminalia

Pria di Jember Ngamuk Bawa Celurit Bacok Karyawan Provider Wifi

Friday, 5 Jun 2026 - 16:20 WIB

Gambar Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 lebih (Sumber:Grafis Canva)

Economia

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

Thursday, 4 Jun 2026 - 10:36 WIB