Frensia.id – Harga bahan baku tahu telah mengalami kenaikan yang signifikan.
Naiknya harga tersebut, mengakibatkan efek domino pada sejumlah barang yang digunakan saat proses produksi.
Samsul Arifin, salah satu perajin tahu dari Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Jember, mengeluh bahwa sejak harga kedelai naik, dirinya mensiasati produksi dengan mengecilkan ukuran tahu.
Samsul merasakan kenaikan harga kedelai saat awal Bulan Ramadan. Harga kedelai yang per kilogramnya semula Rp 9. 600 ribu, naik menjadi Rp 11. 500 ribu.
Sementara, dia memproduksi tahu per satu harinya sebanyak 50 hingga 60 kilogram kedelai.
Selain kedelai, dia juga mengeluhkan naiknya harga minyak yang digunakan menggoreng tahu.
“Kayak (minyak) Bimoli itu kan mahal. Kalau dulunya cuma Rp 18 ribu. Sekarang Rp 22 ribu (per) 1 kilonya. Jadi naiknya Rp 4 ribu,” kata dia, saat ditemui di rumahnya, pada Jum’at, (17/4/2026).
Kata Samsul, meskipun ukuran tahu diperkecil, daya beli konsumen tidak berkurang.
Dampak kenaikan kedelai, ternyata telah merembet pada harga plastik untuk membungkus tahu.
“Plastik biasanya Rp 4 ribu, sekarang Rp 8 ribu satu pack. Isinya 50. Sekarang paling 40-an isinya itu,” kata dia.
Tak hanya itu, naiknya harga kedelai telah menyentuh harga kayu bakar. “Biasanya Rp15 ribu satu (karung) sak, sekarang Rp 17.500 ribu. Naiknya Rp 2. 500,” kata Samsul.
Kata dia, berbeda lagi jika menggunakan gas elpiji. Dia harus membayar ongkos isi ulang 4 tabung gas melon.
Sedangkan, untuk kayu bakar hanya butuh 2 karung sak plastik per tiap produksi.
Samsul dalam setiap produksi tahu, dirinya lebih memilih menggunakan kayu bakar dibanding gas elpiji.
Sebab, ketersedian gas elpiji kini telah mengalami kelangkaan, sehingga menyulitkan dia ketika produksi berlangsung.
Lebih lanjut, dampak kenaikan harga kedelai, menjadikan dia harus terpaksa mengurangi jumlah karyawannya.
“Untuk sementara yang kerja saya kurangi satu. Biasanya tiga. Jadi, biar tetap berjalan,” tuturnya.
Adapun tahu yang dia produksi, kebanyakan dibeli oleh pedagang bakso, gorengan, dan jajanan tahu kocek.






