Kepala BGN Resmikan Dapur MBG di Ponpes Nurul Chotib Jombang Jember

Thursday, 16 April 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hidayana, saat sambuatan  di Ponpes Nurul Chotib, Jombang, Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hidayana, saat sambuatan di Ponpes Nurul Chotib, Jombang, Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Frensia.id – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, meresmikan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Nurul Chotib, Kecamatan Jombang, Jember, pada Kamis, (16/4/2026).

Dalam peresmian tersebut, Dadan mengapresiasi pada pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember yang telah membentuk tim percepatan MBG, dengan melibatkan hampir seluruh Operasi Perangkat Daerah (OPD).

“Saya optimis, bahwa nyatanya makan bergizi di Jember, akan berjalan secara maksimal dengan memberikan manfaat yang luar biasa bagi ekonomi lokal,” kata Dadang.

Dia berharap akan ada 400 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang harus dibangun di Jember.

“Sekarang sudah operasional Rp 200 juta. Itu artinya Rp 207 miliar per bulan, sudah mengalir uang di Jember dan sekiranya menggerakkan roda ekonomi,” kata dia.

Baca Juga :  Satgas Jember Sebut Puluhan Dapur MBG di Jember Belum Kantongi SLHS

Kata Dadan, dengan keberadaan sejumlah dapur MBG di daerah Jember, pihaknya nanti akan tetap melakukan pengawasan.

“Untuk pengawasannya, tentu saja Badan Gizi memiliki unit pengawasan sendiri, ada pengawasan dan pemantauan, ada juga inspektorat, tapi kami juga banyak dibantu oleh masyarakat,” tuturnya.

Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk menilai kualitas setiap menu makanan di setiap harinya.

Lebih lanjut, dia juga meminta kepada pihak Pemkab Jember, untuk tidak segan membuat rekomendasi pada SPPG yang tidak terlalu agresif terhadap SOP, bisa segera dilaporkan kepada polisi.

Baca Juga :  Anggota DPRD Jember Sebut Bakal Perketat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis

Menyambut kedatangan kepala BGN. Bupati Jember, Gus Muhammad Fawait, mengatakan bahwa dengan adanya dapur MBG di wilayahnya, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Pendapatan Jember juga pasti akan meningkat dan pasti ujungnya adalah menciptakan lapangan pekerjaan,” kata dia.

Menurutnya, dampak yang dirasakan oleh masyarakat sangat signifikan.

Keberadaan dapur MBG tidak hanya mengatasi masalah gizi, tetapi juga perekonomian masyarakat.

“Rata-rata tidak bekerja awalnya, ibu rumah tangga, ada yang janda. Akhirnya bisa bekerja, otomatis akan menurunkan angka pengangguran dan ujungnya adalah pengentasan kemiskinan,” kata dia.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Intervensi Harga Pangan, Pertamina Gelar Pasar Murah Sembako Rp 30 Ribu di Jember
Akademisi Ekonomi UNEJ Tawarkan Solusi untuk Pemerintah dan UMKM saat Harga Plastik Naik
Pedagang di Pasar Tanjung Jember Keluhkan Daya Beli saat Harga Plastik Naik
Dongkrak Ekonomi Jember, PTPN I Regional 5 Guyur Bantuan Rp 2,26 M hingga Modal Ternak Rp 28 M
Harga Kedelai dan Plastik Naik Bersamaan, Perajin Tempe di Rambipuji Jember Kurangi Ukuran Produk
Harga Plastik Naik Gegara Perang di Timur Tengah
Bank Indonesia Jember Siapkan Perluasan Layanan Pembayaran Digital di Seluruh Sektor Keuangan
Jelang Hari Besar Keagamaan, Satgas Saber Pangan Polres Jember Pastikan Harga Bapokting Aman

Baca Lainnya

Thursday, 16 April 2026 - 15:32 WIB

Kepala BGN Resmikan Dapur MBG di Ponpes Nurul Chotib Jombang Jember

Thursday, 16 April 2026 - 13:06 WIB

Intervensi Harga Pangan, Pertamina Gelar Pasar Murah Sembako Rp 30 Ribu di Jember

Tuesday, 14 April 2026 - 18:55 WIB

Akademisi Ekonomi UNEJ Tawarkan Solusi untuk Pemerintah dan UMKM saat Harga Plastik Naik

Tuesday, 14 April 2026 - 18:40 WIB

Pedagang di Pasar Tanjung Jember Keluhkan Daya Beli saat Harga Plastik Naik

Friday, 10 April 2026 - 15:43 WIB

Dongkrak Ekonomi Jember, PTPN I Regional 5 Guyur Bantuan Rp 2,26 M hingga Modal Ternak Rp 28 M

TERBARU

Wakil rektor II UIN KHAS Jember sebagai perwakilan dari kampus, saat menerima penghargaan dari KPPN Jember (Foto: Tim Keuangan UIN KHAS untuk Frensia).

Educatia

UIN KHAS Jember Siapkan Rencana Menuju Status PTNBH

Wednesday, 15 Apr 2026 - 19:00 WIB