Kepala Dusun Bunder Kirim Surat Bantuan Air Bersih ke BPBD Jember usai Alami Kekeringan

Wednesday, 1 July 2026 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiyo Riski Setiawan, Adik Ketua RT Dusun Bunder, Desa Sumber Pinang, Kecamatan Pakusari, Jember, saat melihat kondisi sumur yang telah mengalami kekeringan (Foto: Fadli/Frensia).

Tiyo Riski Setiawan, Adik Ketua RT Dusun Bunder, Desa Sumber Pinang, Kecamatan Pakusari, Jember, saat melihat kondisi sumur yang telah mengalami kekeringan (Foto: Fadli/Frensia).

Frensia.id – Kepala Dusun Bunder, Desa Sumber Pinang, Kecamatan Pakusari, Jember, Hariri, telah berkirim surat untuk meminta bantuan air bersih kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setelah mengalami kekeringan di wilayahnya.

“Pengajuan suratnya ke BPBD itu kemarin. Tadi sudah nyampe mungkin,” tuturnya, saat dikonfirmasi, pada Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, sekitar 1 hingga 2 hari bantuan air akan dikirimkan oleh BPBD ke rumah warga.

Kata dia, tandon air di depan rumah warga kini memang masih belum terisi air, karena belum tiba musim kemarau.

“Karena kemarin itu kan masih musim penghujan. Air masih ada stok lah di sumur-sumurnya warga,” kata dia.

Baca Juga :  Laka Lantas Grandmax Tabrak NMax di Depan Kampus UNIPAR Jember

Lebih lanjut, Hariri merespon terkait rencana akan adanya pembuatan sumur bor di rumah warga oleh pihak pemerintah desa yang tak kunjung terealisasi.

“Kalau sumur bor kurang paham juga, itu kan kebijakannya desa. Itu dulu sempat ngajukan ke desa, tapi kan kewenangannya (kepala) desa,” tuturnya.

Meskipun demikian, pihak warga Dusun Bunder sudah berupaya mengajukan pembuatan sumur bor ke pemerintah desa saat musyawarah desa (musdes).

“Kita pengajuan nggak pengajuan dengan surat, cuma pas Musdes saja. Warga itu minta sumur bor,” kata dia.

Hariri juga menyampaikan jawaban yang diterimanya, saat warga mengusulkan pembangunan sumur bor itu ke pihak kepala desa.

Baca Juga :  Jalan Licin Imbas Tetes Tebu Tumpah di Jember, 4 Pemotor Jatuh dan Mobil Tergelincir

“Pak kepala desa kemarin ya sabar dulu bilangnya seperti itu,” ujarnya.

Dalam kaitannya dengan krisis air bersih tersebut, kata Hariri, pihak Kecamatan Pakusari telah melakukan survei pada sejumlah tandon yang berada di depan rumah warga.

“Tadi sudah survei dari pihak kecamatan. Ngelihat tandon-tandonnya. Dari Kasipem tadi. Mungkin atas arahannya Pak Camat,” tegasnya.

Sementara itu, Frensia telah berupaya menghubungi pihak Kepala Desa Sumber Pinang, Mulyono, melalui sambungan telepon seluler, namun masih belum mendapat respon. (*)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Sebanyak 46 Dapur SPPG di Jember Diberhentikan Sementara
Puluhan Sound Horeg Beraksi di Lokasi Wisata Dira Kafe
Akhmad Nizar, Pelari Asal Mayang Jember Cetak Rekor di UTMB 2026
Kasatkorcab Banser Kencong Mengecam Keras Ucapan Bos Sound Horeg
Ketua PWI Pusat Akhmad Munir Soroti Disrupsi Teknologi Digital Ubah Pola Masyarakat Konsumsi Informasi
Realisasi BBM di Jember Tembus 45%, Hiswana Migas Duga Ada Penimbunan
Pertamina Distribusikan 880 Kiloliter BBM ke Jember untuk Urai Antrean SPBU
Kapolres Jember Sambangi Kantor PWI, Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi

Baca Lainnya

Saturday, 12 September 2026 - 19:09 WIB

Sebanyak 46 Dapur SPPG di Jember Diberhentikan Sementara

Saturday, 12 September 2026 - 17:44 WIB

Puluhan Sound Horeg Beraksi di Lokasi Wisata Dira Kafe

Saturday, 12 September 2026 - 17:23 WIB

Akhmad Nizar, Pelari Asal Mayang Jember Cetak Rekor di UTMB 2026

Friday, 11 September 2026 - 10:21 WIB

Kasatkorcab Banser Kencong Mengecam Keras Ucapan Bos Sound Horeg

Wednesday, 9 September 2026 - 17:15 WIB

Ketua PWI Pusat Akhmad Munir Soroti Disrupsi Teknologi Digital Ubah Pola Masyarakat Konsumsi Informasi

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading