PC GP Ansor Kencong Gelar Muharram Art Fest untuk Bangkitkan Eksistensi Perupa Jember

Wednesday, 15 July 2026 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu pelukis yang sedang menyelesaikan lukisannya saat di alun-alun Kabupaten Jember (Foto: Istimewa).

Salah satu pelukis yang sedang menyelesaikan lukisannya saat di alun-alun Kabupaten Jember (Foto: Istimewa).

Frensia.id – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kencong menggelar agenda Muharram Art Fest, yang diselenggarakan mulai 13 hingga 18 Juli 2026 di Gedung Nusantara Jember.

Acara tersebut sekaligus mempamerkan sejumlah karya lukisan milik pelukis Susmiadi dan KH. Maimun Thoha.

Dalam acara Muharram Art Fest, terdapat tiga kategori lomba, meliputi lomba kaligrafi kontemporer se-Jawa Bali, lomba melukis tingkat SD/SMP se-Kabupaten Jember, dan lomba melukis umum se-Jawa Bali dengan tema: “Destinasi Wisata Jember”.

Untuk lomba melukis kategori umum berjumlah 70 peserta se-Jawa Bali dengan wilayah paling jauh dari Kalimantan Timur.

Sedangkan untuk peserta lainnya, berasal dari Jakarta, Serang, Banten, Ponorogo, Semarang, Solo, dan Sleman.

Ketua Panitia Muharram Art Fest, Sayid Abdulloh, mengatakan bahwa Muharram Art Fest merupakan event kali pertama yang pernah digelar di PC GP Ansor Kencong.

Kata dia, acara tersebut menjadi wadah silaturahmi dengan tujuan membangkitkan eksistensi perupa-perupa di Jember, terlebih di tingkat Karesidenan Besuki maupun Tapal Kuda, bahkan se-Jawa Bali.

Baca Juga :  Dua dari Tiga Korban Sound Horeg Warga Jember, MUI Jatim Desak Gubernur Terbitkan Keputusan Larangan

Selain itu, menurutnya, sebagai bentuk dukungan terhadap program bupati Kabupaten Jember.

“Dalam hal ini kita wujudkan program bupati yaitu memperkenalkan destinasi wisata Jember. Karena tema kita pada hari ini melukis destinasi wisata Jember. Makanya yang dilukis tadi Papuma, Teluk Love, ada Rembangan, JFC,” tutur Abdulloh, saat ditemui pada Rabu (15/7/2026).

Kata Abdulloh, dalam penilaian lomba melukis ini terdapat 3 juri.

Alasan jumlah mengapa harus 3 juri tersebut, menurutnya untuk menengahi apabila ada perdebatan dari kedua juri.

Sedangkan untuk kriteria penilaian meliputi karakter, estetika pelukis, tingkat kesulitan, tingkat seni dan sebagainya.

Sementara itu, salah satu peserta pelukis berasal dari Kularahan Gebang, Kecamatan Patrang, Jember, Agus Budi Setiawan, mengatakan alasan dirinya mengikuti lomba karena mendapatkan informasi dari komunitas perupa Jember.

Baca Juga :  Ketua PWI Pusat Akhmad Munir Soroti Disrupsi Teknologi Digital Ubah Pola Masyarakat Konsumsi Informasi

Agus memilih spot destinasi wisata Papuma untuk lukisan yang dilombakan.

Lebih lanjut, Agus menjelaskan alasannya memilih spot tersebut.

“Saya pandang yang cukup populer. Banyak kan yang lainnya kalau wisata pantai itu ada Teluk Lawang, Pantai Watu Ulo. Cuma untuk Papuma itu banyak yang bisa dieksplor. Di situ banyak bentuk seperti bebatuan, batu karang,” kata Agus.

Kata Agus, dirinya membutuhkan kisaran 5 jam dalam menyelesaikan lukisan yang dia lombakan.

Dia juga menyampaikan tujuan dari mengikuti lomba melukis tersebut, untuk mengukur proses belajarnya selama menukuni profesi melukis.

“Ilmu seni itu selalu berkembang. Jadi wawasan seseorang tentang keseniarupaannya itu juga berkembang. Nah, dari situ ketika ada event-event itu bisa kita terapkan. Dengan durasi tertentu kita harus menyelesaikan sebuah gambar,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Diduga Meninggal dan Sudah Digelar Selamatan, Nenek di Jember Pulang Usai 30 Tahun Hilang di Malaysia
Ketua Panitia Muscab IKA PMII Jember: Muscab Jadi Pondasi Awal Gerakan Alumni
Muscab IKA PMII Jember Segera Digelar, Momentum Konsolidasi Alumni untuk Pembangunan Daerah
Misteri Rumah Kosong di Cangkring Jember Ludes Terbakar, Api Muncul Dari Sela-Sela Keramik
Keren! Polisi Jember Sholat Subuh Berjamaah Sambil Sosialisasi Tertib Lalin
Identifikasi DNA Cocok, Jenazah Kernet Truk Korban KMP Virgo Transport Dipulangkan ke Jember
Aksi Sosial Jum’at Berkah, Satlantas Polres Jember Bagikan Sembako dan Nasi Bungkus ke Warga
Jalur Nasional Jember-Banyuwangi Retak sepanjang 40 Meter

Baca Lainnya

Wednesday, 14 October 2026 - 17:38 WIB

Diduga Meninggal dan Sudah Digelar Selamatan, Nenek di Jember Pulang Usai 30 Tahun Hilang di Malaysia

Tuesday, 13 October 2026 - 17:05 WIB

Ketua Panitia Muscab IKA PMII Jember: Muscab Jadi Pondasi Awal Gerakan Alumni

Tuesday, 13 October 2026 - 15:56 WIB

Muscab IKA PMII Jember Segera Digelar, Momentum Konsolidasi Alumni untuk Pembangunan Daerah

Tuesday, 13 October 2026 - 15:44 WIB

Misteri Rumah Kosong di Cangkring Jember Ludes Terbakar, Api Muncul Dari Sela-Sela Keramik

Tuesday, 13 October 2026 - 12:45 WIB

Keren! Polisi Jember Sholat Subuh Berjamaah Sambil Sosialisasi Tertib Lalin

TERBARU

Pelaku pencabulan saat diamankan oleh pihak kepolisian Polsek Sumbersari, Jember. (Foto: Istimewa).

Criminalia

Bejat! Pria di Jember Tega Cabuli Adik Ipar di Dalam Kamar Rumah

Wednesday, 14 Oct 2026 - 17:25 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading