Terkecoh Lampu Tambak, Kapal Nelayan Terbalik di Jember: 1 Tewas, 3 Hilang

Wednesday, 19 August 2026 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga setempat dan pihak kepolisian saat mengevakuasi korban yang meninggal terseret ombak (Foto: Istimewa).

Warga setempat dan pihak kepolisian saat mengevakuasi korban yang meninggal terseret ombak (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Sebuah perahu nelayan jenis jaringan bernama ‘Pantes’ terbalik usai dihantam ombak besar di Perairan Meleman, Kecamatan Puger, Jember. Akibat peristiwa ini, satu orang nelayan ditemukan meninggal dunia, tiga lainnya masih dalam pencarian, dan sang nakhoda selamat.

“Peristiwa naas tersebut bermula saat kapal berawak lima orang itu berangkat mencari ikan dari Pelabuhan Perikanan Puger pada Selasa (18/8) sekitar pukul 13.00 WIB. Kapal dinakhodai oleh Samino (65) menuju ke arah Perairan Meleman,” kata Kasat Polairud Polres Jember, AKP Hari Pamuji, Rabu (19/8/2026).

Selanjutnya, dia menjelaskan, kecelakaan laut terjadi pada Rabu (19/8) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, perahu hendak perjalanan pulang.

Baca Juga :  Aris Budiman Resmi Pimpin OJK Jember, Ini Pesan Khusus dari Dewan Komisioner

“Saat hendak pulang sekitar pukul 02.00 WIB, nakhoda melihat titik cahaya yang diperkirakan berasal dari perahu nelayan lain. Namun ternyata itu bukan perahu sesama nelayan, melainkan lampu dari arah tambak,” ujarnya.

Lantaran terkecoh sorot lampu tersebut, perahu berlayar terlalu dekat ke tepi pantai. Seketika, ombak besar menghantam lambung kanan perahu hingga mengalami kebocoran dan terbalik.

“Perahu yang terlalu ke tepi dihantam ombak dari sebelah kanan. Akibatnya lambung kanan bocor dan kapal terbalik,” paparnya.

Kata Hari, laporan kecelakaan laut ini diterima Satpolairud Polres Jember pada Rabu siang sekitar pukul 13.00 WIB. Polisi dan tim gabungan kemudian bergerak ke lokasi kejadian di titik koordinat 8.281720, 113.192772 (sekitar 13 mil laut).

Baca Juga :  Gelar Gathering Sahabat Kebaikan Yatim, BSI Maslahat Ajak Puluhan Anak Yatim Jember Belajar Lewat Eduwisata

“Dari lima orang di atas kapal, sang nakhoda Samino (65) dinyatakan selamat. Sementara satu ABK bernama Sahwiyanto (56), warga Desa Puger Wetan, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” tambahnya.

“Adapun tiga ABK lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian, yakni Mujai (58), warga Desa Mojosari, Kecamatan Puger. Moh. Sholihin (34), warga Desa Mojosari, Kecamatan Puger dan Samsul (45), warga Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pemotor di Jember Tewas Usai Jadi Korban Tabrak Lari Mobil Box
Karyawan Toko Grosir di Jember Tewas Tertimpa Tumpukan Barang
Kecelakaan Beruntun, Pengendara Scoopy Tabrak Pejalan Kaki di Jenggawah Jember
ASN Jember Pernah Mangkir Kerja Malah Naik Jabatan Jadi Kabag Umum, GCW Desak Ada Sanksi Tegas
Pemkab Jember Sita 72.656 Batang Rokok Ilegal per 30 Juni 2026
Sidak Outlet Miras Tak Berizin di Jember, Pemkab Ambil Tindakan Tegas Usai Laporan Warga
Jalan Licin Imbas Tetes Tebu Tumpah di Jember, 4 Pemotor Jatuh dan Mobil Tergelincir
Forum Komunikasi Masyarakat Cinta Jember Sampaikan Penolakan soal Rencana Pinjaman 786 M Pemkab Jember

Baca Lainnya

Wednesday, 19 August 2026 - 16:55 WIB

Terkecoh Lampu Tambak, Kapal Nelayan Terbalik di Jember: 1 Tewas, 3 Hilang

Tuesday, 18 August 2026 - 19:33 WIB

Pemotor di Jember Tewas Usai Jadi Korban Tabrak Lari Mobil Box

Monday, 17 August 2026 - 15:26 WIB

Karyawan Toko Grosir di Jember Tewas Tertimpa Tumpukan Barang

Saturday, 15 August 2026 - 17:07 WIB

Kecelakaan Beruntun, Pengendara Scoopy Tabrak Pejalan Kaki di Jenggawah Jember

Friday, 14 August 2026 - 15:41 WIB

ASN Jember Pernah Mangkir Kerja Malah Naik Jabatan Jadi Kabag Umum, GCW Desak Ada Sanksi Tegas

TERBARU

Gambar Belum Dapat Bantuan, Guru Korban Gempa NTT Curhat ke Radio (Sumber: Suarasurabaya.net)

Politia

Belum Dapat Bantuan, Guru Korban Gempa NTT Curhat ke Radio

Tuesday, 18 Aug 2026 - 17:41 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading