Kepala OJK Jember Minta Korban Penipuan Segera Lapor ke IASC Kurang Dari 24 Jam

Wednesday, 23 September 2026 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember, Aris Budiman. (Foto: Sidkin).

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember, Aris Budiman. (Foto: Sidkin).

Frensia.id – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember, Aris Budiman, meminta agar para korban penipuan atau scam, segera melapor ke kanal Indonesia Anti-Scam Center (IASC).

IASC diluncurkan sejak November 2024. Kanal ini dibentuk dari kolaborasi antara OJK dan Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas Pasti), di seluruh asosiasi lembaga jasa keuangan, untuk memitigasi korban yang merasa dirugikan oleh adanya scamming atau penipuan.

Dia menyebut bahwa dari 10 modus utama dalam penipuan, ada 3 penyebab yang terbesar, yaitu investasi ilegal, belanja online, dan fake call.

Ketiga tersebut, dilihat baik dari sisi jumlah pelaporan, frekuensi kerugian maupun jumlah kerugian.

Baca Juga :  Cak Imin: Pemberdayaan UMKM Harus Dimulai dari Hulu hingga Hilir

Dia meminta kepada korban penipuan agar segera melapor ke kanal IASC, apabila telah sadar dirinya ditipu.

“Dia harus memastikan golden hour ini, waktu yang paling penting menyampaikan laporan. Itu sesegera mungkin, kalau bisa kurang dari 24 jam. Karena kalau lebih dari 24 jam, maka peluang dia bisa mendapatkan pengembalian atas kerugian itu semakin berkurang,” kata Aris, pada Rabu (23/9/2026).

Selain itu, pelaporan juga bisa melalui kanal website pasti.ojk.go.id, apabila penipuannya sejenis entitas ilegal, misalnya pinjol (pinjaman online) ilegal dan gadai ilegal.

Lebih lanjut, korban penipuan bisa melapor kepada lembaga jasa keuangan di mana korban tersebut melakukan transaksi.

Baca Juga :  Bitcoin Melonjak Hingga 4,76 %, Apa Sebabnya?

“Misalnya, di Bank Mandiri ya pakai rekening Mandiri, segera laporkan ke Bank Mandiri ya, baik itu melalui hotline-nya atau datang langsung ke customer service di kantor cabang terdekat,” tuturnya.

Oleh karena itu, untuk memitigasi kejadian penipuan tersebut, Aris meminta awak media ikut menginformasikan terkait literasi keuangan agar masyarakat semakin sadar akan bahaya penipuan.

“Kami berharap di semua wilayah di kabupaten yang ada di Sekarkijang ya, rekan-rekan media, insan pers, bisa meningkatkan literasi, awareness dengan berbagai macam strategi ya penyampaian. Kami dari OJK, siap mensupport materi-materi yang relevan dengan adanya IASC tersebut,” tegasnya.***

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

BULOG Jember Gerak Cepat Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Perkuat Pengawasan Nasional
Satgas Pangan Polres Jember Cek Harga Beras di Pasar Tanjung hingga Ritel Modern
BRI Jember Perkuat Pelayanan ke Masyarakat melalui Sinergi Bersama TNI
Cak Imin: Pemberdayaan UMKM Harus Dimulai dari Hulu hingga Hilir
OJK Jember Dorong Perbankan Buka Kantor Cabang di Tempat Wisata Lumajang, Dekatkan Layanan Money Changer
OJK Jember Siap Kolaborasi dengan Pemkab Lumajang Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Wina Terpilih dalam Proyek Pemasangan Patung Satoshi Nakamoto
Miliarder Crypto Mike Novogratz memperkirakan Bitcoin akan Tembus $100.000

Baca Lainnya

Sunday, 1 November 2026 - 13:42 WIB

BULOG Jember Gerak Cepat Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Perkuat Pengawasan Nasional

Wednesday, 28 October 2026 - 18:08 WIB

Satgas Pangan Polres Jember Cek Harga Beras di Pasar Tanjung hingga Ritel Modern

Tuesday, 27 October 2026 - 12:15 WIB

BRI Jember Perkuat Pelayanan ke Masyarakat melalui Sinergi Bersama TNI

Thursday, 22 October 2026 - 10:33 WIB

Cak Imin: Pemberdayaan UMKM Harus Dimulai dari Hulu hingga Hilir

Tuesday, 20 October 2026 - 14:04 WIB

OJK Jember Dorong Perbankan Buka Kantor Cabang di Tempat Wisata Lumajang, Dekatkan Layanan Money Changer

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading