Frensia.Id- Perum BULOG bergerak cepat menyikapi dugaan penyalahgunaan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) oleh oknum mitra penyalur di wilayah Matraman dan Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur.
Sebagai bentuk tanggung jawab menjaga integritas penugasan pemerintah, BULOG memperketat pengawasan, melakukan evaluasi menyeluruh, hingga membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgas Khusus).
Langkah ini diambil untuk memastikan beras SPHP benar-benar sampai dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Pemimpin Cabang BULOG Jember, M Ade Saputra, menegaskan bahwa penguatan pengawasan ini adalah wujud komitmen perusahaan dalam menjaga kepercayaan publik. Pihaknya memastikan distribusi beras SPHP berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.
“Penguatan pengawasan ini merupakan bentuk komitmen BULOG dalam menjaga kepercayaan publik dan memastikan penyaluran beras SPHP berjalan secara tertib, transparan, dan tepat sasaran,” ujar M Ade Saputra, pada Minggu (1/11/2026).
“Kami terus mendorong seluruh mitra penyalur untuk mematuhi ketentuan yang berlaku serta memastikan beras SPHP dapat diterima masyarakat sesuai tujuan program pemerintah,” sambungnya.
Sebagai strategi memperkuat pengendalian distribusi, BULOG membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgas Khusus) Penertiban Program Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP).
Satgas ini dikerahkan untuk memantau jalur distribusi secara ketat, mengevaluasi kepatuhan mitra, serta mencegah potensi penyalahgunaan sejak dini di seluruh wilayah operasional.
Ade menambahkan, jajaran BULOG di tingkat cabang juga diinstruksikan untuk mengintensifkan pengawasan di lini bawah. Evaluasi juga menyasar jaringan mitra penyalur, termasuk Rumah Pangan Kita (RPK) yang menjadi garda terdepan distribusi kepada masyarakat.
“BULOG menekankan pentingnya kepatuhan seluruh mitra terhadap ketentuan distribusi, harga jual, dan larangan penyalahgunaan komoditas pemerintah. Melalui pengawasan intensif dan berjenjang, kami berupaya meminimalkan risiko penyimpangan di setiap mata rantai distribusi,” paparnya.
BULOG menegaskan, langkah penertiban dan pembenahan ini sangat krusial untuk menjaga efektivitas program SPHP demi stabilitas harga beras nasional.
Selain memperketat internal, BULOG juga mendukung penuh proses hukum yang tengah berjalan oleh aparat berwenang terkait kasus penyalahgunaan tersebut. Pihaknya siap bersikap kooperatif dan memberikan data atau informasi yang diperlukan agar penanganan perkara bisa tuntas dan objektif.






