Frensia.Id – Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu sejak Jumat (6/2) siang mengakibatkan debit air sungai di Desa Pakis, Kecamatan Panti, Jember meningkat.
Puncaknya, sebuah jembatan penting yang menghubungkan dua dusun terputus total dan terseret arus sungai.
Menurut keterangan warga setempat, Budi Wicaksono, intensitas hujan di wilayah atas mulai meningkat sejak pukul 14.00 WIB dan masih berlangsung hingga petang ini. Kondisi tersebut memicu kenaikan volume air sungai secara signifikan.
“Mulai jam 15.00 WIB, debit air sudah mulai naik,” katanya, Jum’at (6/2/2026).
Selanjutnya, dia menjelaskan bahwa air itu berasal dari Sungai Kahidran Pakis yang mengalir ke arah bawah menuju Desa Panti dan Desa Gugut.
“Air itu dari aliran sungai kahidran Pakis yang mengarah ke bawah. Ke Desa Panti dan Desa Gugut,” ujarnya.
Budi menambahkan, peningkatan debit air yang membawa arus kuat tersebut akhirnya meluap dan menghantam infrastruktur jembatan.
Sekitar pukul 17.00 WIB, jembatan yang menjadi akses utama penghubung Dusun Cempaka dan Dusun Pakis Utara dilaporkan ambrol.
“Pukul 17.00 WIB, jembatan penghubung Dusun Cempaka ke Dusun Pakis Utara ambrol terbawa arus air sungai,” paparnya.
Hingga berita ini selesai diterbitkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa. Namun akses mobilitas warga di kedua dusun tersebut lumpuh total.







