Hujan Deras, Air Sungai Meluap Sebabkan Putusnya Jembatan Gantung di Jember

Tuesday, 16 December 2025 - 00:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tangkapan layar dari sosial media.

Foto: Tangkapan layar dari sosial media.

Frensia.Id– Sungai Bedadung Jember meluap akibat diguyur hujan sejak siang hingga petang. Akibatnya, jembatan gantung di di Dusun Darungan, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, putus dihantam air.

Menurut Kepala Desa Jubung, Bhisma Perdana, debit air naik hingga mulai mendekati jembatan gantung pada pukul 18:00 WIB. Lalu warga segera menutup akses jalan menuju jembatan.

“Akses jalan dari sisi utara dan selatan ditutup oleh warga saat itu juga,” katanya, Senin (15/12/2025).

Baca Juga :  Viral di Media Sosial, Seorang Pria di Banyuwangi Bakar Al-Quran

Selanjutnya kata dia, lalu pada pukul 18:39 tinggi air mulai sampai ke jembatan. Mengakibatkan adanya suara gesekan air dan besi jembatan.

“Lalu pada pukul 19:00 WIB ada rumpun bambu yang hanyut menabrak jembatan tiang penyangga bawah tanah. Diikuti dengan putusnya seling samping jembatan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Sukorambi, AKP Sudarsono yang sedang berada di TKP menyampaikan, jembatan saat ini memang putus, tapi masih terhubung dengan kali yang mengikat pada tiang jembatan.

Baca Juga :  Pesona Banyuwangi Kian Memikat, Permohonan Izin Tinggal WNA Melonjak 32,8 Persen

Untuk malam ini pihaknya mengimbau kepada warga yang ada di sekitar jembatan putus untuk tidak mendekat.

“Karena debit air di sungai tempat putusnya jembatan ini masih tinggi setara dengan tanah yang ada di sekitaran jembatan,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Merespon Karhutla, Wakil Ketua PC LPBI Kencong Mengkritik Keras Pemerintah dan Aktivis Organisasi
Imigrasi Kantongi PNBP Rp8,68 Triliun, 5.310 WNA Nakal Dideportasi
PLN UP3 Siapkan Stasiun Pengisian Daya untuk Kendaraan Listrik di Jember dan Lumajang
Terduga Pembobol Rumah di Sobo Banyuwangi Dibekuk Tim URC Satreskrim Lewat Rekaman CCTV
Kebakaran Dua Kandang Ayam di Banyuwangi, 28 Ribu Ekor Ayam Mati Terpanggang
Tangis Istri dan Anak Kembar Pecah Sambut Jenazah Ponco Korban KM Virgo
Kemarau Panjang, 400 KK di Genteng Banyuwangi Digerojok 10 Ribu Liter Air Bersih
Buron Usai Dugaan Pembacokan di Banyuwangi, Pria Ini Menyerahkan Diri

Baca Lainnya

Friday, 16 October 2026 - 10:56 WIB

Merespon Karhutla, Wakil Ketua PC LPBI Kencong Mengkritik Keras Pemerintah dan Aktivis Organisasi

Thursday, 15 October 2026 - 22:52 WIB

Imigrasi Kantongi PNBP Rp8,68 Triliun, 5.310 WNA Nakal Dideportasi

Wednesday, 14 October 2026 - 23:44 WIB

PLN UP3 Siapkan Stasiun Pengisian Daya untuk Kendaraan Listrik di Jember dan Lumajang

Sunday, 11 October 2026 - 19:49 WIB

Terduga Pembobol Rumah di Sobo Banyuwangi Dibekuk Tim URC Satreskrim Lewat Rekaman CCTV

Sunday, 11 October 2026 - 19:47 WIB

Kebakaran Dua Kandang Ayam di Banyuwangi, 28 Ribu Ekor Ayam Mati Terpanggang

TERBARU

Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat diwawancara awak media, setelah meninjau antrean BBM di salah satu SPBU di Kabupaten Jember. (Foto: Sigit/Frensia).

Politia

Pemkab Jember Terapkan WFH Imbas Antrean BBM

Friday, 16 Oct 2026 - 13:20 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading