Korban Hilang Akibat Banjir Bandang Ditemukan Tewas di Muara Pantai Pancer Puger

Tuesday, 3 February 2026 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa.

Foto: Istimewa.

Frensia.Id- Warga Desa Pakis, Kecamatan Panti, Jember, Abdul Wahid (53) yang hilang terseret banjir bandang ditemukan pada Selasa (3/2/2026).

Korban ditemukan di aliran sungai Bedadung arah muara Pantai Pancer Puger, Kecamatan Puger, sore.

Menurut relawan berandal alas yang ikut mengevakuasi korban, Ahmad Bastomi, jenazah pertama kali ditemukan oleh warga dan nelayan.

Saksi yang menemukan korban, adalah warga bernama Fendik dan Nurul yang merupakan seorang nelayan.

Baca Juga :  Ötzi! Mayat Pendaki Korban Pembunuhan, Telah Lama Difilmkan

“Jenazah korban ditemukan oleh mereka di sungai Bedadung jurusan muara Pancer Puger,” katanya, Selasa (3/2/2026).

Selanjutnya kata dia, jenazah korban ditemukan tersangkut di pucukan bambu-bambu. Warga dan nelayanlah yang membantu proses evakuasi awal.

“Kemudian warga berkoordinasi dengan aparat setempat, dan kami para relawan juga hadir untuk membantu proses evakuasi,” ujarnya.

Tomi menambahkan, saat ditemukan dan dievakuasi, kondisi jenazah korban masih utuh dan dapat dikenali. Namun, korban ditemukan dalam keadaan tanpa pakaian alias telanjang.

Baca Juga :  Lansia di Jember Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Pantai Cemara Getem

“Terdapat bekas luka di dahi, diduga karena benturan saat terbawa arus banjir,” paparnya,

Tomi menjelaskan, jenazah Abdul Wahid dibawa ke Puskesmas Puger untuk pemeriksaan awal.

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain selain luka benturan, sehingga peristiwa tersebut dipastikan sebagai kecelakaan akibat bencana alam.

“Setelah itu, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka di Desa Pakis,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Perayaan 1 Suro Warga Jember Kirab Ratusan Tumpeng ke Situs Beteng Majapahit
PMII Jember Sebut Pembangunan Batalyon Teritorial di Silo Minim Partisipasi Masyarakat
Cipayung Plus dan BEM Se-Jember Turun Demo Tuntut Turunkan Harga BBM hingga Hentikan Militerisasi Ruang Sipil
Dirjen Imigrasi Hendarsam: Zaman Berubah, Hilangkan Budaya Kerja Lama!
Wakil Juru Turap di Jember Tewas Tenggelam di Dam
Warga Mayang Jember Geger Temukan Tengkorak Manusia di Kebun Singkong
Ipal Jadi Alasan Utama 16 SPPG Jember di Suspend
Bantuan IRPOM Pertanian Jadi Alat Pendukung Program Oplah di Jember

Baca Lainnya

Thursday, 18 June 2026 - 01:15 WIB

Perayaan 1 Suro Warga Jember Kirab Ratusan Tumpeng ke Situs Beteng Majapahit

Thursday, 18 June 2026 - 00:26 WIB

PMII Jember Sebut Pembangunan Batalyon Teritorial di Silo Minim Partisipasi Masyarakat

Wednesday, 10 June 2026 - 17:55 WIB

Dirjen Imigrasi Hendarsam: Zaman Berubah, Hilangkan Budaya Kerja Lama!

Tuesday, 9 June 2026 - 21:55 WIB

Wakil Juru Turap di Jember Tewas Tenggelam di Dam

Tuesday, 9 June 2026 - 17:30 WIB

Warga Mayang Jember Geger Temukan Tengkorak Manusia di Kebun Singkong

TERBARU

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tyahyono (Foto: Sigit/Frensia).

Educatia

Kadispendik Jember Tegaskan Tutup Celah Kecurangan SPMB 2026

Thursday, 18 Jun 2026 - 01:20 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading