Frensia.Id- Geliat menyambut bulan suci Ramadan mulai terasa di Kabupaten Jember. Menjelang puasa, penjualan buah kurma di sejumlah gerai dan pasar tradisional mengalami lonjakan yang signifikan.
Berdasarkan pantauan di kawasan Pasar Tanjung Jember, etalase toko-toko mulai dipenuhi berbagai varian buah khas Timur Tengah tersebut. Pembeli tampak silih berganti memadati toko, baik untuk konsumsi pribadi maupun pembelian grosir per karton.
Dari sekian banyak jenis yang tersedia, Kurma Mesir menjadi varian yang paling laris manis. Harganya yang ekonomis menjadi alasan utama warga memburu jenis ini.
“Kalau dari tahun ke tahun tetap ya, yang paling diminati itu Kurma Mesir,” kata pemilik gerai kurma, Alwi Al-Habsji, Kamis (12/2/2026).
Alwi menyebutkan bahwa kenaikan permintaan ini sudah terasa sejak awal pekan. Jika dibandingkan dengan hari biasa, kenaikan omzetnya tergolong sangat tajam.
“Untuk penjualan kurma sekarang ini, Alhamdulillah ada peningkatan dari hari biasa, sekitar 60 persen,” ujarnya.
Bagi warga lokal, Ramadan tanpa kurma terasa ada yang kurang. Hal ini diakui oleh Nailin, salah satu pembeli di Pasar Tanjung yang memborong kurma jenis Palestine.
“Ini beli untuk persiapan puasa. Soalnya kalau tanpa kurma, rasanya kayak kurang Ramadan gitu,” paparnya.
Bagi warga yang ingin menyetok kurma, dia memaparkan harga kurma di pasar Jember. Untuk kurma Mesir seharga Rp 220 ribu per karton (isi 10 kg).
“Sementara untuk kurma Ajwa (Premium), Rp 800 ribu per karton (isi 5 kg),” tandasnya.







