Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan

Tuesday, 17 February 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, Februari 2026. Penetapan tersebut diputuskan dalam Sidang Isbat yang berlangsung di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (17/2/2026), setelah hasil pengamatan menunjukkan hilal belum memenuhi kriteria visibilitas di seluruh wilayah Indonesia.

Pemerintah berharap keputusan ini dapat menjadi landasan bersama bagi umat Islam untuk memulai ibadah puasa secara serentak sekaligus memperkuat semangat persatuan di tengah perbedaan pandangan di masyarakat.

Menteri Agama, Prof. Nazarudin Umar, menegaskan bahwa pemerintah telah menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, Februari 2026. Penetapan tersebut diputuskan melalui Sidang Isbat setelah mempertimbangkan hasil hisab dan laporan rukyat.

“Berdasarkan hasil hisab serta tidak adanya laporan hilal terlihat disepakati bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriyah jatuh pada hari Kamis, Februari 2026. Demikianlah hasil sidang isbat yang baru saja kita laksanakan dan disepakati bersama,” ujar Nazarudin Umar.

Baca Juga :  Audiensi Ditolak-Surat Tak Dibalas, MWCNU se-Jember Kecewa pada Pengurus Karteker PCNU

Ia berharap keputusan pemerintah ini dapat menjadi pedoman bersama bagi umat Islam di seluruh Indonesia. Harapan tersebut ditujukan agar pelaksanaan awal puasa dapat dilakukan secara serentak.

“Tentunya kita semua berharap semoga keputusan ini memungkinkan seluruh umat Islam di Indonesia ini untuk memulai ibadah puasanya secara bersama-sama,” imbuhnya.

Ia menilai penetapan awal Ramadhan ini memiliki makna simbolik bagi kebersamaan dan persatuan umat.

“Hal ini menjadi simbol kebersamaan umat Islam di Indonesia yang sekaligus mencerminkan persatuan kita sebagai sesama anak bangsa dan menyongsong masa depan yang baik,” kata Nazarudin Umar.

Baca Juga :  Audiensi Ditolak-Surat Tak Dibalas, MWCNU se-Jember Kecewa pada Pengurus Karteker PCNU

Ia mengimbau masyarakat untuk menyikapi perbedaan penentuan awal puasa dengan sikap saling menghormati. Menurutnya, perbedaan pandangan tidak boleh menjadi sumber perpecahan di tengah umat.

“Seandainya ada di antara keluarga kita umat Islam yang mungkin akan melakukan hal yang berbeda sesuai dengan keyakinan masing-masing, kami juga menghimbau bagi segenap masyarakat, mari perbedaan itu tidak menyebabkan kita berbeda dalam arti yang negatif. Jadikanlah perbedaan sebagai konfigurasi yang sangat indah,” lanjut Nazarudin Umar.

Ia menegaskan bahwa perbedaan merupakan bagian dari realitas kehidupan berbangsa di Indonesia. Menurutnya, pengalaman tersebut justru memperkuat pentingnya menjaga persatuan.

“Indonesia sudah berpengalaman berbeda, tapi tak butuh dalam persatuan yang sangat indah,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Audiensi Ditolak-Surat Tak Dibalas, MWCNU se-Jember Kecewa pada Pengurus Karteker PCNU
Haul KH Achmad Mohammad Nawawi ke 21 di Sampang Dihadiri Ribuan Jemaah
Khotbah Idul Adha Di Polres Jember, Prof Hepni Sebut Ritual Sa’i Sebagai Ajaran Kepedulian Sosial
Khotbah Di Masjid Roudhotul Muchlisin, Gus Aab Sampaikan Falsafah Sa’i Untuk Kehidupan
Kepala KUA Tanggul Jember Sampaikan Fokus Transformasi Pelayanan di 100 Hari Kerja
Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Peran MUI di Pembukaan Musda ke-XI
Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib
Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal

Baca Lainnya

Wednesday, 29 July 2026 - 19:00 WIB

Audiensi Ditolak-Surat Tak Dibalas, MWCNU se-Jember Kecewa pada Pengurus Karteker PCNU

Wednesday, 27 May 2026 - 21:44 WIB

Haul KH Achmad Mohammad Nawawi ke 21 di Sampang Dihadiri Ribuan Jemaah

Wednesday, 27 May 2026 - 08:27 WIB

Khotbah Idul Adha Di Polres Jember, Prof Hepni Sebut Ritual Sa’i Sebagai Ajaran Kepedulian Sosial

Wednesday, 27 May 2026 - 07:26 WIB

Khotbah Di Masjid Roudhotul Muchlisin, Gus Aab Sampaikan Falsafah Sa’i Untuk Kehidupan

Saturday, 18 April 2026 - 22:00 WIB

Kepala KUA Tanggul Jember Sampaikan Fokus Transformasi Pelayanan di 100 Hari Kerja

TERBARU

Semarak gunungan hasil bumi yang dibawa warga saat acara Ancak Agung dalam memperingati Kelahiran Nabi Muhammad SAW (Foto: Sigit/Frensia).

Politia

Kirab Ancak Agung Jember Pecahkan 2 Rekor MURI Sekaligus

Sunday, 23 Aug 2026 - 13:40 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading