Pemancing yang hilang terbawa Arus, akhirnya ditemukan Tim SAR dalam kondisi Meninggal Dunia

Friday, 17 July 2026 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Pemancing yang hilang terbawa Arus, akhirnya ditemukan Tim SAR dalam kondisi Meninggal Dunia.  (Suumber: Istimewa)

Gambar Pemancing yang hilang terbawa Arus, akhirnya ditemukan Tim SAR dalam kondisi Meninggal Dunia. (Suumber: Istimewa)

FRENSIA.ID– Tim SAR Gabungan berhasil menemukan pemancing yang sempat hilang di kawasan Pantai Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.

Korban ditemukan dalam keadaan sudah tak bernyawa pada Jumat (17/07/26) sekira pukul 10.10 WIB. Tim SAR menemukan jasadnya berjarak 1,45 mil laut dari lokasi kejadian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa mengonfirmasi penemuan jasad pemancing yang sempat dilaporkan hilang diduga terseret ombak Pantai Pulau Merah.

“Identitas korban berinisial MJS (35), warga Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo. Ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia pada hari ketiga operasi pencarian,” kata Made Oka Astawa.

Baca Juga :  Evaluasi! Anggota DPRD Banyuwangi Jalani Tes Urine Serentak

Menurut Made Oka Astawa, operasi SAR dilakukan melalui tiga Search and Rescue Unit (SRU), yaitu penyisiran permukaan laut menggunakan perahu karet Basarnas dan perahu nelayan, penyisiran memakai speed boat Life Guard Pantai Pulau Merah, serta drone thermal untuk pencarian udara.

Operasi SAR melibatkan unsur Basarnas Banyuwangi, BPBD, Polsek Pesanggaran, Koramil Pesanggaran, Pos AL Pancer, Polairud Polresta, Life Guard Pantai Pulau Merah, RAPI, Satpol PP, dan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Terduga Pembobol Rumah di Sobo Banyuwangi Dibekuk Tim URC Satreskrim Lewat Rekaman CCTV

“Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dan sinergi hingga korban berhasil ditemukan. Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR secara resmi kami tutup dan seluruh unsur dikembalikan ke satuan masing-masing,” ujar I Made Oka Astawa. (Qhobid Z)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Merespon Karhutla, Wakil Ketua PC LPBI Kencong Mengkritik Keras Pemerintah dan Aktivis Organisasi
Imigrasi Kantongi PNBP Rp8,68 Triliun, 5.310 WNA Nakal Dideportasi
PLN UP3 Siapkan Stasiun Pengisian Daya untuk Kendaraan Listrik di Jember dan Lumajang
Terduga Pembobol Rumah di Sobo Banyuwangi Dibekuk Tim URC Satreskrim Lewat Rekaman CCTV
Kebakaran Dua Kandang Ayam di Banyuwangi, 28 Ribu Ekor Ayam Mati Terpanggang
Tangis Istri dan Anak Kembar Pecah Sambut Jenazah Ponco Korban KM Virgo
Kemarau Panjang, 400 KK di Genteng Banyuwangi Digerojok 10 Ribu Liter Air Bersih
Buron Usai Dugaan Pembacokan di Banyuwangi, Pria Ini Menyerahkan Diri

Baca Lainnya

Friday, 16 October 2026 - 10:56 WIB

Merespon Karhutla, Wakil Ketua PC LPBI Kencong Mengkritik Keras Pemerintah dan Aktivis Organisasi

Thursday, 15 October 2026 - 22:52 WIB

Imigrasi Kantongi PNBP Rp8,68 Triliun, 5.310 WNA Nakal Dideportasi

Wednesday, 14 October 2026 - 23:44 WIB

PLN UP3 Siapkan Stasiun Pengisian Daya untuk Kendaraan Listrik di Jember dan Lumajang

Sunday, 11 October 2026 - 19:49 WIB

Terduga Pembobol Rumah di Sobo Banyuwangi Dibekuk Tim URC Satreskrim Lewat Rekaman CCTV

Sunday, 11 October 2026 - 19:47 WIB

Kebakaran Dua Kandang Ayam di Banyuwangi, 28 Ribu Ekor Ayam Mati Terpanggang

TERBARU

Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat diwawancara awak media, setelah meninjau antrean BBM di salah satu SPBU di Kabupaten Jember. (Foto: Sigit/Frensia).

Politia

Pemkab Jember Terapkan WFH Imbas Antrean BBM

Friday, 16 Oct 2026 - 13:20 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading