Frensia.Id— Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk tidak membebani pemerintah daerah.
Sikap independen ini ditunjukkan melalui peresmian dan operasional kantor baru DPD PSI Jember yang murni didanai dari gotong royong. Serta keswadayaan internal pengurus partai, tanpa menyentuh aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember sedikit pun.
Ketua DPD PSI Jember, Fera Eka Aulina, menegaskan bahwa seluruh operasional dan pembiayaan fasilitas kepartaian berasal langsung dari internal pengurus PSI. Langkah ini diambil agar partai tetap memiliki ruang gerak yang independen dalam mengawal aspirasi masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah secara objektif.
“Kami tidak ada beban ke masyarakat, tidak ada beban ke pemerintah, dan tidak ada beban ke rakyat. Jadi kita bisa bebas membela pemerintah dan kita bebas membela masyarakat Jember. Untuk kepartaian, semua dana berasal dari pengurus PSI,” katanya, Kamis (27/8/2026).
Sikap teguh tersebut juga dipertegas oleh jajaran pengurus DPD PSI Jember. Berdasarkan arahan dari Ketua Pembina DPD PSI Jember, H. Ponimin Tohari, komitmen PSI dalam mendukung kepemimpinan Bupati Jember, Muhammad Fawait dilakukan secara murni tanpa menuntut fasilitas dari daerah.
“Kami memastikan bahwa gedung yang dipilih sebagai kantor sekretariat DPD PSI Jember bukanlah fasilitas milik Pemkab Jember,” ujarnya.
Begitu pula dengan sarana pendukung lainnya yang digunakan untuk mendukung jalannya roda organisasi hingga tingkat kecamatan dan desa. Kata dia, semuanya itu merupakan hasil gotong royong dari kader PSI.
“Melalui kemandirian fasilitas dan gotong royong antar-kader ini, PSI Jember optimistis dapat memperkuat mesin partai hingga tingkat bawah,” paparnya.
Fera menambahkan, kantor DPD PSI, sekaligus menjadi rumah perjuangan bersama bagi masyarakat Jember. Tanpa harus bergantung pada APBD maupun fasilitas negara.
“Kantor ini akan menjadi kantor bersama. Siapapun, masyarakat boleh datang dan main ke kantor ini,” tandasnya.







