Viral Seorang Guru di Jember Tewas Tertimpa Tembok Ponpes yang Roboh

Friday, 4 September 2026 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak kepolisian Polsek Wuluhan, saat mendatangi lokasi kejadian robohnya tembok pesantren  (Foto: Istimewa).

Pihak kepolisian Polsek Wuluhan, saat mendatangi lokasi kejadian robohnya tembok pesantren (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Nasib naas menimpa Reza Anwari Halim (37), seorang guru asal Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger, Jember. Reza meninggal dunia usai tertimpa tembok bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Ar-Riyald yang mendadak roboh saat ia melintas mengendarai sepeda motor.

Peristiwa naas yang kemudian viral di sosial media tersebut terjadi di jalan depan pemakaman umum Dusun Gondosari, Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, Jember, pada Rabu (2/9) sekitar pukul 15.00 WIB.

Selain Reza, kejadian ini juga mengakibatkan satu pengendara lain bernama Hasan (52), warga Dusun Gondosari, Desa Tamansari, mengalami luka-luka.

Kapolsek Wuluhan Iptu Handoko DS membenarkan adanya insiden bangunan roboh yang memakan korban jiwa tersebut. Pihaknya menerima laporan dari masyarakat tak lama setelah kejadian.

“Piket SPKT Polsek Wuluhan menerima laporan warga terkait adanya seorang laki-laki yang meninggal dunia tertimpa tembok bangunan rumah/ponpes saat melintas mengendarai sepeda motor,” katanya, Jum’at (4/9/2026).

Baca Juga :  Misteri Rumah Kosong di Cangkring Jember Ludes Terbakar, Api Muncul Dari Sela-Sela Keramik

Kejadian berawal saat korban mengendarai sepeda motor berjalan dari arah utara menuju ke selatan untuk pulang ke rumahnya.

Saksi mata di lokasi, Prasetyo (36), yang saat itu berkendara tepat di belakang korban, melihat langsung detik-detik tembok Ponpes Ar-Riyald tiba-tiba ambrol dan merobohi para korban.

“Melihat kejadian itu, saksi seketika menghentikan motornya dan berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Warga yang datang langsung berupaya menolong korban. Namun naas, Reza yang menderita luka berat dievakuasi dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” ujarnya.

Sementara itu, korban lainnya yakni Hasan mengalami luka-luka di bagian bahu, dada, serta telinga.

“Korban pertama (Reza) meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan korban kedua (Hasan) mengalami luka-luka di bahu, dada, dan telinga, saat ini menjalani rawat jalan,” paparnya.

Baca Juga :  Detik-detik Pria di Jember Tewas Tertimpa Tembok Apotek Saat Tunggu Istri Beli Obat

Petugas kepolisian dari Polsek Wuluhan bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Lojejer dan perangkat desa setempat yang tiba di lokasi langsung mengamankan TKP serta mengevakuasi korban.

Jenazah korban kemudian dibawa ke Puskesmas Lojejer sambil menunggu kedatangan pihak keluarga.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, ambrolnya tembok struktur bangunan tersebut diduga karena kondisi konstruksi yang sudah tua dan rapuh,” tambahnya.

“Kondisi tembok diduga sudah rapuh sehingga roboh menimpa pengendara yang melintas. Nakes dari Puskesmas Lojejer juga telah melakukan visum et repertum (VER) luar untuk memastikan penyebab pasti kematian korban,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Respons DPRD Jember soal Antrean BBM: Harusnya Pertamina Melakukan Mitigasi
Diduga Meninggal dan Sudah Digelar Selamatan, Nenek di Jember Pulang Usai 30 Tahun Hilang di Malaysia
Ketua Panitia Muscab IKA PMII Jember: Muscab Jadi Pondasi Awal Gerakan Alumni
Muscab IKA PMII Jember Segera Digelar, Momentum Konsolidasi Alumni untuk Pembangunan Daerah
Misteri Rumah Kosong di Cangkring Jember Ludes Terbakar, Api Muncul Dari Sela-Sela Keramik
Keren! Polisi Jember Sholat Subuh Berjamaah Sambil Sosialisasi Tertib Lalin
Identifikasi DNA Cocok, Jenazah Kernet Truk Korban KMP Virgo Transport Dipulangkan ke Jember
Aksi Sosial Jum’at Berkah, Satlantas Polres Jember Bagikan Sembako dan Nasi Bungkus ke Warga

Baca Lainnya

Friday, 16 October 2026 - 00:20 WIB

Respons DPRD Jember soal Antrean BBM: Harusnya Pertamina Melakukan Mitigasi

Wednesday, 14 October 2026 - 17:38 WIB

Diduga Meninggal dan Sudah Digelar Selamatan, Nenek di Jember Pulang Usai 30 Tahun Hilang di Malaysia

Tuesday, 13 October 2026 - 17:05 WIB

Ketua Panitia Muscab IKA PMII Jember: Muscab Jadi Pondasi Awal Gerakan Alumni

Tuesday, 13 October 2026 - 15:56 WIB

Muscab IKA PMII Jember Segera Digelar, Momentum Konsolidasi Alumni untuk Pembangunan Daerah

Tuesday, 13 October 2026 - 15:44 WIB

Misteri Rumah Kosong di Cangkring Jember Ludes Terbakar, Api Muncul Dari Sela-Sela Keramik

TERBARU

Masyarakat yang akan mengurusi paspor di Kantor Imigrasi. (Foto: Istimewa).

Regionalia

Imigrasi Kantongi PNBP Rp8,68 Triliun, 5.310 WNA Nakal Dideportasi

Thursday, 15 Oct 2026 - 22:52 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading