Frensia.Id- Gerak Jalan Tanggul–Jember Tradisional (Tajemtra) 2026 digelar hari ini. Event tahunan ini bakal membuat sejumlah ruas jalan di Jember ditutup dan dialihkan arus lalu lintasnya.
Dinas Perhubungan (Dishub) Jember bersama Satlantas Polres Jember menyiapkan skema rekayasa lalu lintas untuk menjaga kelancaran event. Sekaligus memastikan aktivitas warga tetap berjalan.
“Penutupan jalur dilakukan secara bertahap menyesuaikan pergerakan peserta Tajemtra yang melintasi rute sepanjang 30 kilometer dari Kecamatan Tanggul menuju pusat Kota Jember,” kata Kepala Dishub Jember Gatot Triyono, Sabru (5/9/2026).
Kata dia, rekayasa lalu lintas mulai diberlakukan sekitar pukul 10.00 WIB. Ratusan personel gabungan disiapkan untuk mengamankan titik-titik rawan kemacetan.
“Petugas bakal ditempatkan mulai dari simpang tiga, simpang empat, hingga persimpangan jalur pertemuan arus kendaraan,” ujarnya.
“Kami sudah berkoordinasi intensif dengan Satlantas Polres Jember. Personel Dishub akan kami sebar di titik-titik krusial untuk membantu pengaturan lalu lintas dan memastikan jalur Tajemtra berjalan aman,” paparnya.
Selama event berlangsung, jalur utama lintasan peserta diprioritaskan penuh untuk Tajemtra. Kendaraan umum dilarang melintas, kecuali kendaraan petugas dan armada darurat.
“Petugas juga memajang rambu penutupan jalan beserta papan petunjuk jalur alternatif di lokasi-lokasi strategis,” tambahnya.
Bagi warga yang ingin bepergian, kata Gatot, Dishub Jember telah menyediakan rute pengalihan arus. Tujuan Selatan Jember, masyarakat bisa melintasi jalur alternatif via Kencong, Gumukmas, Puger, Balung, Wuluhan, hingga Ambulu.
“Kendaraan luar ota (arah Banyuwangi/Surabaya), kami imbau mengalihkan rute melalui jalur Pantura untuk menghindari penumpukan kendaraan di area kota Jember,” ungkapnya.
Gatot mengimbau masyarakat mematuhi pengaturan lalu lintas serta arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama.
“Kami mohon kerja sama masyarakat untuk mematuhi rekayasa lalu lintas yang telah disiapkan dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” pungkasnya.







