Realisasi BBM di Jember Tembus 45%, Hiswana Migas Duga Ada Penimbunan

Wednesday, 9 September 2026 - 00:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pegawai Hiswana Migas saat tinjau antrean BBM di salah satu SPBU di Jember (Foto: Sigit/Frensia).

Pegawai Hiswana Migas saat tinjau antrean BBM di salah satu SPBU di Jember (Foto: Sigit/Frensia).

Frensia.Id- Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) DPC Besuki mencium adanya dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Jember. Dugaan ini mengemuka seiring maraknya antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.

Ketua Hiswana Migas DPC Besuki, Ikbal Wilda Fardana, menegaskan pasokan BBM untuk wilayah Jember sebenarnya sangat melimpah dan berada dalam posisi aman. Menurutnya, stok yang disalurkan saat ini bahkan sudah melampaui rata-rata kebutuhan harian masyarakat.

“Meski sempat ada kendala pengiriman di Banyuwangi sebelumnya, stok BBM di Jember sangat aman. Pasokan yang ada saat ini bahkan melebihi kebutuhan,” kata Ikbal saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2026).

Baca Juga :  Puluhan Sound Horeg Beraksi di Lokasi Wisata Dira Kafe

Ikbal merinci, total suplai untuk dua jenis BBM saja sudah mencapai 952 kiloliter (KL) atau setara 952 ribu liter. Angka tersebut terdiri dari Pertalite sebanyak 720 ribu liter dan Pertamax sebesar 232 ribu liter.

“Konsumsi harian BBM di Jember rata-rata sekitar 650 ribu liter. Dengan realisasi mencapai 952 ribu liter, secara kalkulasi ini sangat mencukupi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Melimpahnya suplai yang tidak sebanding dengan kelangkaan di lapangan memicu kecurigaan adanya praktik tidak terpuji dari oknum tertentu.

“Melihat angka tersebut, ada potensi dan indikasi penimbunan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Dampaknya, pasokan di SPBU cepat habis dan memicu panic buying di masyarakat,” paparnya.

Baca Juga :  Akhmad Nizar, Pelari Asal Mayang Jember Cetak Rekor di UTMB 2026

Atas kondisi ini, Hiswana Migas mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk turun tangan dan menindak tegas para pelaku. Dia juga mengimbau warga agar tidak ragu melapor jika menemukan indikasi kecurangan.

Dukungan senada disampaikan Bupati Jember, Muhammad Fawait. Dia meminta masyarakat aktif mengawasi distribusi BBM di wilayah masing-masing.

“Jika menemukan dugaan penimbunan, segera laporkan melalui kanal Wadul Gus’e. Kami akan berkoordinasi dengan APH untuk menindak tegas dan terukur,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Jalur Nasional Jember-Banyuwangi Retak sepanjang 40 Meter
BPS Jember Rilis Kecamatan Dalam Angka 2026, Acuan Data untuk Pemangku Kebijakan hingga Akademisi
Kodim 0824 Jember Peringati HUT ke-81 TNI, Dandim Apresiasi Kehadiran Bupati dan Masyarakat
Bea Cukai Jember Sita 126 Ribu Rokok Ilegal, Negara Diperkirakan Rugi hingga Rp105 Juta
Viral Pria di Jember Mengaku Bertemu Zat Allah Berujung Laporan Polisi
PC ANSOR Kencong Luncurkan Kampung Moderasi Beragama Berbasis Lokasi untuk Perkuat Toleransi
PMII dan Warga Silo Jember Gelar Aksi Tolak Pembangunan Batalyon TP Usai TNI Pasang Patok Tanah
Kereta Api Ijen Express Tabrak Mobil Fortuner hingga Terseret 750 Meter, 1 Orang Meninggal

Baca Lainnya

Wednesday, 7 October 2026 - 14:27 WIB

BPS Jember Rilis Kecamatan Dalam Angka 2026, Acuan Data untuk Pemangku Kebijakan hingga Akademisi

Monday, 5 October 2026 - 15:15 WIB

Kodim 0824 Jember Peringati HUT ke-81 TNI, Dandim Apresiasi Kehadiran Bupati dan Masyarakat

Tuesday, 29 September 2026 - 17:35 WIB

Bea Cukai Jember Sita 126 Ribu Rokok Ilegal, Negara Diperkirakan Rugi hingga Rp105 Juta

Monday, 21 September 2026 - 17:47 WIB

Viral Pria di Jember Mengaku Bertemu Zat Allah Berujung Laporan Polisi

Saturday, 19 September 2026 - 22:46 WIB

PC ANSOR Kencong Luncurkan Kampung Moderasi Beragama Berbasis Lokasi untuk Perkuat Toleransi

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading