Mengenal Lebih Dalam Apa Itu Trading Forex, Selain Para Pelaku Bisnis, Pemerintah Ternyata Juga Ikut Andil dalam Instrumen Investasi Satu Ini

Saturday, 23 March 2024 - 23:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Free picture by Miroshnichenko - Pexles

Free picture by Miroshnichenko - Pexles

Frensia.id – Trading forex bukanlah hal baru dalam perkembangan ekonomi modern, utamanya dalam dunia investasi.

Trading forex adalah perdagangan mata uang asing atau populer disebut sebagai Valuta Asing (Valas).

Para pelaku pasar dalam forex juga sering disebut sebagai Big Boys

Perbedaan mendasar trading forex dengan corak trading konvensional adalah forex memiliki fitur akses online.

Selain itu, manajemen keuangan juga banyak membantu seorang trader untuk disiplin menjadi komponen kritikal dalam keberhasilan trading forex.

Para pelaku bisnis forex sendiri terbagi atas beberapa nomenklatur khusus dengan disertai perannya masing-masing.

Baca Juga :  BPS Catat Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026 Capai 2,53 Persen

Pertama, yakni para pelaku trader sipil yang terdiri dari perusahaan, broker, dan retail trader.

Perusahaan besar biasanya sangat mempengaruhi pergerakan harga pasangan mata uang di pasar forex.

Dalam hal ini perusahaan yang bergerak menggunakan mata uang asing untuk keperluan bisnisnya, baik dalam hal pembelian suku cadang maupun pembayaran tertentu sesama perusahaan.

Ternasuk pula broker, yakni pelaku pasar forex yang menempati posisi strategis.

Para broker seringkali meneruskan serta mengatur permintaan trading dengan volume kecil kepada institusi keuangan yang lebih besar.

Baca Juga :  Emas hingga Daging Sapi Jadi Penyumbang Andil Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026

Selain itu, pelaku sipil trader adalah retail trader, yang dalam hal ini jumlahnya cukup banyak di seluruh dunia, dan semuanya melakukan transaksi melalui perantara broker.

Kedua adalah pemerintah dan bank sentral yang jelas membutuhkan mata uang asing untuk kebutuhan belanja negara.

Belanja negara pasti banyak membutuhkan valuta asing untuk kebutuhan impor barang atau untuk membayar hutang negara.

Ketiga, yakni bank dan institusi keuangan. Mereka adalah pelaku trading forezx yang tergolong paling aktif di pasar. Utamanya adalah bank multinasional. (*)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Emas hingga Daging Sapi Jadi Penyumbang Andil Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026
BPS Catat Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026 Capai 2,53 Persen
Peringati Hari Koperasi Ke-79, Dekopinda Jember Gelar Jalan Sehat hingga Gaet Puluhan UMKM
Dewan Komisioner OJK: Industri Keuangan adalah Industri Kepercayaan
Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih
BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi
Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah
Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik

Baca Lainnya

Wednesday, 5 August 2026 - 17:30 WIB

Emas hingga Daging Sapi Jadi Penyumbang Andil Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026

Wednesday, 5 August 2026 - 15:30 WIB

BPS Catat Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026 Capai 2,53 Persen

Sunday, 2 August 2026 - 17:33 WIB

Peringati Hari Koperasi Ke-79, Dekopinda Jember Gelar Jalan Sehat hingga Gaet Puluhan UMKM

Saturday, 27 June 2026 - 16:44 WIB

Dewan Komisioner OJK: Industri Keuangan adalah Industri Kepercayaan

Thursday, 4 June 2026 - 10:36 WIB

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading