Sorong Memanas, Instansi Keamanan Negara Terlibat Bentrok

Sunday, 14 April 2024 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar

Gambar "Sorong Memanas" (Sumber:Tangkapan Layar Mediax)

Frensia.id- Kota Sorong sedang dalam ketegangan setelah terjadi bentrokan antara prajurit TNI AL dan anggota Brimob di Pelabuhan Sorong pada Minggu (14/4/2024) pagi. Insiden ini menyebabkan sejumlah korban luka dari kedua belah pihak, dan informasi resmi dari Humas Polda Papua Barat masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.

Peristiwa dimulai ketika Anggota POMAL yang berjaga di pelabuhan melarang anggota Brimob tanpa seragam dinas untuk masuk ke Kapal Motor (KM) Sinabung yang bersandar. Permintaan izin ini tidak dipenuhi dengan baik dan berujung pada ketegangan yang memuncak, menjadi pemicu aksi saling serang antara kedua pihak.

Konflik semakin memanas ketika anggota Brimob lainnya datang untuk turut campur dalam peristiwa tersebut. Sekitar 10-15 anggota Brimob berdatangan dan berusaha masuk ke area terminal penumpang, yang kemudian berujung pada bentrokan langsung dengan prajurit TNI AL di lokasi.

Crew Frensia.id menerima rekaman video dari beberapa warganet di media X. Terlihat dua korban berpakain TNI.

Baca Juga :  KM Genius Tenggelam di Perairan Utara Bali Usai Mati Mesin, 6 ABK Dievakuasi Tim SAR

Satu orang tergeletak dengan darah mengucur dari kepalanya. Sedangkan seorang yang lain berseragam sama dengam simbol huruf P di lengan kiri, tampak juga sedang terluka.

Dilansir dari Fajar Papua, sebenarnya ada anggota Polsek Pelabuhan yang berusaha melerai saat kejadian, namun tidak berhasil. Terpaksa, mereka memilih mundur dari arena pertikaian.

Sejumlah pejabat keamanan tinggi seperti Dir Polair, Danyon Marinir, Danyon B Brimob, Danden Pomal Lantamal, KSOP, dan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Sorong tiba di lokasi untuk menenangkan situasi yang semakin memanas.

Setelah keadaan mereda, tiba-tiba terjadi insiden di mana seorang anggota Samapta diserang oleh anggota TNI AL. Saat anggota Polri mencoba untuk menghentikan pertikaian, mereka malah dipukuli oleh anggota TNI AL, menyebabkan banyak anggota Polri mengalami luka pada bagian kepala.

Pasca kejadian ini, entah apa penyebabnya, TNI AL malah menyerang markas kepolisian. Tiga pos polisi dan kantor Polsek KP3 Laut di Kota Sorong, Papua Barat Daya mengalami kerusakan. Bahkan Polres Kota Sorong juga dikabarkan dirusak.

Baca Juga :  MAKI Jatim Tiadakan Aksi Demo soal Isu Peminjaman 786 M Pemkab Jember

Pasca insiden tragis ini, Dirpolair menginisiasi pertemuan antara kedua belah pihak di Polresta Sorong Kota dengan harapan memulihkan hubungan antar kedua institusi keamanan yang terlibat dalam insiden ini. Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi media untuk menyusun langkah-langkah penyelesaian konflik dan memulihkan keadaan.

Sampai berita ini dirilis, masih belum ada tanggapan resmi dari pihak yang terlibat. Hanya saja, Laksamana Pertama I Made Wira Hady Arsanta, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut, telah mengonfirmasi terjadinya bentrok antara polisi dan TNI.

Ia mengimbau agar publik tidak berspekulasi terlebih dahulu mengenai peristiwa tersebut, dan berharap agar menunggu informasi resmi dari TNI dan Polri mengenai bentrokan di pelabuhan Kota Sorong.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Peserta Terserempet truck, Gerak Jalan HUT RI di Genteng Banyuwangi Nyaris Ricuh
Tergiur Janji Fortuner dan Umrah, Warga Pesanggaran Banyuwangi Diduga Ditipu Rp 159 Juta
PKBM Merdeka Jalin Kerjasama dengan LPK Desy Education di bidang Pendidikan Kesetaraan dan Pelatihan Keterampilan
Dua Pelaku Curanmor Lintas Provinsi Dibekuk Tim URC Macan Blambangan di Grobogan Jawa Tengah
Pengunjung Wanita Selundupkan Narkoba Lewat Area Kemaluan Digagalkan Petugas Lapas
Asap Mengepul di Sekitar Gunung Raung, BPBD : Bukan Aktivitas Vulkanik
Polda Babel dan Satlap Tricakti Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Timah Illegal di Belitung
Demi Dirgahayu Hukum! Tim Gabungan Polda Babel dan Satlap Tricakti Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Timah Illegal

Baca Lainnya

Sunday, 23 August 2026 - 15:38 WIB

Peserta Terserempet truck, Gerak Jalan HUT RI di Genteng Banyuwangi Nyaris Ricuh

Sunday, 23 August 2026 - 00:38 WIB

PKBM Merdeka Jalin Kerjasama dengan LPK Desy Education di bidang Pendidikan Kesetaraan dan Pelatihan Keterampilan

Friday, 21 August 2026 - 12:47 WIB

Dua Pelaku Curanmor Lintas Provinsi Dibekuk Tim URC Macan Blambangan di Grobogan Jawa Tengah

Thursday, 20 August 2026 - 23:42 WIB

Pengunjung Wanita Selundupkan Narkoba Lewat Area Kemaluan Digagalkan Petugas Lapas

Wednesday, 19 August 2026 - 13:47 WIB

Asap Mengepul di Sekitar Gunung Raung, BPBD : Bukan Aktivitas Vulkanik

TERBARU

Semarak gunungan hasil bumi yang dibawa warga saat acara Ancak Agung dalam memperingati Kelahiran Nabi Muhammad SAW (Foto: Sigit/Frensia).

Politia

Kirab Ancak Agung Jember Pecahkan 2 Rekor MURI Sekaligus

Sunday, 23 Aug 2026 - 13:40 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading