Frensia.id – Presiden terpilih 2024, Prabowo Subianto menyampaikan pesan atau sabda damai bagi para pendukungnya untuk tidak melakukan aksi apapun baik itu depan Mahkamah Konstitusi atau ditempat lain.
Untuk menjaga kesejukan demokrasi dan persatuan. Hal itu disampaikan oleh Prabowo melalui pesan video yang saat ini tengah viral di berbagai media.
Prabowo menyampaikan bahwa apa yang sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum perolehan pasangan Prabowo-Gibran adalah 58,6 % dan itu hasil demokrasi. Ia mengatakan tuduhan curang yang dituduhkan padanya adalah tuduhan yang sangat kejam.
“Kami memahami tuduhan yang sangat kejam yang dituduhkan kepada Prabowo-Gibran dalam memenangkan kontestasi demokratis ini dimana kami dituduh menggunakan cara-cara yang curang dengan menggunakan bansos maupun aparat penegak hukum. Kita sadari bersama bahwa itu adalah tuduhan yang tidak mendasar dan dapat memahami bahwa pendukung Prabowo-Gibran, para pemilih Prabowo-Gibran sungguh amat sangat terganggu dan memiliki reaksi yang cukup menyentuh hati terhadap tuduhan-tuduhan tersebut.” Kata Prabowo dalam video tersebut
Namun ia meminta pendukungnya tidak terpancing dan terprovokasi oleh pihak siapapun.
“Namun kami meminta kepada pendukung pasangan Prabowo-Gibran, para pemilih yang sudah menggunakan hak pilihnya untuk selalu waspada, selalu hati-hati, dan tidak terpancing, tidak dapat diprovokasi oleh siapapun apalagi pihak-pihak yang menginginkan sesuatu yang menimbulkan suasana yang tidak sejuk dan susana tidak tentram.” Ujarnya
Bahkan Ia dengan sungguh-sungguh meminta pendukungnya untuk tidak melakukan aksi apapun dan dimanapun untuk menjaga kesejukan demokrasi dan persatuan Indonesia.
“Saya Prabowo Subianto meminta dengan sungguh kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya 96.2 juta rakyat Indonesia yang telah memilih pasangan Prabowo-Gibran untuk tidak melakukan aksi apapun didepan gedung Mahkamah Konstitusi atua ditempat lain-lain apalagi di jalanan. Demi menjaga kesejukan demokrasi, menjaga persatuan dan keutuhan bangsa, menjaga kerukunan diantara seluruh rakyat Indonesia.” Kata Prabowo
Prabowo bahkan menguatkan pendukungnya bahwa dengan tidak melakukan aksi apapun tidak menunjuk lemah justru pihak yang kuat.
“Hal ini bukan berarti kita lemah, tidak. Justru orang yang kuat adalah orang yang dapat mengendalikan perasaannya. Pihak yang kuat adalah pihak yang menahan diri, yang mengutamakan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan golongan atau pribadi.” Tegas Prabowo