Dam Pelimpah Sungai Tanggul Jember Ambrol, Komisi D DPRD Jatim Turun Tangan

Monday, 12 January 2026 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kondisi pembangunan Dam Pelimpah. (Foto: istimewa).

Foto: Kondisi pembangunan Dam Pelimpah. (Foto: istimewa).

Frensia.Id– Proyek Dam Pelimpah Sungai Tanggul milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang berlokasi di Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, dilaporkan ambrol.

Menyikapi hal tersebut, Komisi D DPRD Jawa Timur berencana turun langsung meninjau lokasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek Dam Pelimpah tersebut menelan anggaran sekitar Rp15 miliar dari APBD Jawa Timur.

Proyek ini dikerjakan oleh PT Rajendra Pratama Jaya dengan konsultan supervisi PT Kencana Adya Daniswara.

Bangunan Dam Pelimpah Sungai Tanggul dilaporkan ambruk sebelum dilakukan serah terima kepada Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur.

Selain itu, kisdam yang berfungsi sebagai penahan air juga mengalami kerusakan akibat tergerus derasnya aliran sungai.

Baca Juga :  ADD Dipangkas, Kades di Jember Keluhkan Pembangunan Desa Lumpuh ke DPRD Jember

“Yang ambrol itu kisdam karena tergerus kekuatan air, lalu tangkis di sebelah barat juga terkikis,” kata salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Senin (12/1/2026).

Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, H. Satib, mengaku baru mengetahui informasi tersebut dan akan segera menindaklanjutinya dengan melakukan peninjauan lapangan.

“Saya juga baru tahu. Dalam waktu dekat saya akan turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi pekerjaan tersebut,” ujarnya.

Satib menegaskan, apabila proyek tersebut belum diserahterimakan atau masih dalam masa pemeliharaan. Maka sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak rekanan.

Namun demikian, Komisi D DPRD Jatim meminta Direksi PU SDA untuk melakukan uji laboratorium terhadap material proyek guna memastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis.

Baca Juga :  Bupati Fawait Tekankan Pertumbuhan Ekonomi Harus Merata

“Apakah pekerjaannya sudah sesuai spesifikasi atau tidak, itu harus diuji di laboratorium. Saya tidak ingin kejadian seperti ini terulang di daerah lain,” tegasnya.

Dia juga menilai, meskipun kerusakan dipicu oleh gerusan air, tidak menutup kemungkinan adanya kesalahan spesifikasi pekerjaan.

“Karena itu kami minta ada hasil uji lab. Spesifikasi sangat menentukan apakah bangunan itu bisa bertahan atau tidak,” paparnya.

Sebagai lembaga pengawas, Komisi D DPRD Jatim menegaskan tidak ingin proyek dimanfaatkan oleh rekanan untuk mengejar keuntungan semata dengan mengorbankan kualitas.

“Jika terbukti ambrol akibat kualitas pekerjaan, maka rekanan wajib bertanggung jawab dan memperbaiki sesuai ketentuan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Sempat Diinfus, Bupati Jember Tetap Ikut Jalan Bareng 25 Ribu Peserta Tajemtra 2026
Tajemtra 2026 Jadi Rekor Peserta Terbanyak Sepanjang Sejarah, Gus Fawait: Nanti Tembus 26.000 Orang
Gus Fawait Targetkan Dana Perubahan APBD 2026 untuk Pengentasan Kemiskinan di Jember
Gus Fawait Ungkap Alasan Ingin Jember Dikenal dengan Warna Pink
Gus Fawait Sampaikan Nota Pengantar Perubahan APBD 2026, Fokuskan Anggaran Program Prioritas dan Pembangunan
Buku Tentang Kepemimpinan, AHY Tidak Mengetahui Proyek Penulisannya
Gus Fawait Usul Setiap Anggota DPRD Jember Punya Tenaga Ahli
Resmikan Kantor Baru Jember, PSI Bagikan Sembako ke 100 Ojol

Baca Lainnya

Saturday, 5 September 2026 - 13:57 WIB

Tajemtra 2026 Jadi Rekor Peserta Terbanyak Sepanjang Sejarah, Gus Fawait: Nanti Tembus 26.000 Orang

Friday, 4 September 2026 - 19:32 WIB

Gus Fawait Targetkan Dana Perubahan APBD 2026 untuk Pengentasan Kemiskinan di Jember

Thursday, 3 September 2026 - 15:07 WIB

Gus Fawait Ungkap Alasan Ingin Jember Dikenal dengan Warna Pink

Wednesday, 2 September 2026 - 17:47 WIB

Gus Fawait Sampaikan Nota Pengantar Perubahan APBD 2026, Fokuskan Anggaran Program Prioritas dan Pembangunan

Wednesday, 2 September 2026 - 06:28 WIB

Buku Tentang Kepemimpinan, AHY Tidak Mengetahui Proyek Penulisannya

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading