Frensia.id – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi di daerah harus merata dan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.
Sebab, pertumbuhan ekonomi di tingkat nasional pada semester pertama telah diklaim tertinggi selama 13 tahun.
“Tentu itu menjadi pertanda baik di saat ekonomi dunia lesu, tapi pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh sangat tinggi,” kata dia, setelah menghadiri Rapat Paripurna Istimewa di DPRD Jember, pada Jum’at (14/8/2026).
Bupati yang sering dipanggil Gus Fawait itu, mengatakan agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya dirasakan oleh masyarakat tertentu.
“Tadi pesan presiden jelas, bahwa pertumbuhan ekonomi ini jangan sampai dinikmati oleh segelintir orang. Ini harus dinikmati oleh semua lapisan masyarakat,” kata dia.
Kata Gus Fawait, pemerataan ekonomi tersebut, telah diterapkan melalui kebijakan-kebijakan yang ada di Pemkab Jember.
Gus Fawait mencontohkan sejumlah kebijakan yang telah berdampak hingga kepada masyarakat pelosok desa, antara lain, adanya layanan Homecare, pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG), beasiswa pemerintah daerah dan lain sebagainya.
“Itu bagian dari ikhtiar kita bahwa pertumbuhan ekonomi di Jember, APBD di Jember bisa dirasakan oleh semua lapisan masyarakat, terutama kaum-kaum yang selama ini termarginalkan,” tuturnya.
Dia menegaskan bahwa hal itu merupakan bentuk komitmen Pemkab Jember dengan berkolaborasi bersama seluruh jajaran forum koordinasi pimpinan di daerah (Forkompimda), dalam melayani masyarakat.
Lebih lanjut, Gus Fawait menyampaikan terkait kondisi ketahanan pangan yang ada di Kabupaten Jember.
“Sangat aman di Jember. Kita malah pertumbuhan produksi padi dan beras kita tahun 2025 kita masuk lagi ke tiga besar ya,” ujarnya.
Meskipun di tahun ini terjadi ketidakstabilan cuaca, dia berharap dengan bantuan pembangunan air pump, program Optimalisasi Lahan (Oplah) dan dukungan dari TNI-Polri, sehingga kondisi sektor pangan di Jember jauh lebih baik.
“Kalaupun kita akan menghadapi tantangan cuaca El Nino dan lain sebagainya, saya yakin kita bisa lebih siap dibanding sebelum-sebelumnya,” tegasnya.






