Rekomendasikan 3 Hal, Sejumlah Akademisi UNMUH Mengkaji Desa Wisata Sidomulyo Jember

Thursday, 11 July 2024 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Rekomendasikan 3 Hal, Sejumlah Akademisi UNMUH Mengkaji Desa Wisata Sidomulyo Jember (Sumber Tangkapan Layar @DeswitaSidomulyo)

Ilustrasi Rekomendasikan 3 Hal, Sejumlah Akademisi UNMUH Mengkaji Desa Wisata Sidomulyo Jember (Sumber Tangkapan Layar @DeswitaSidomulyo)

Frensia.id- Rekomendasikan 3 hal penting, sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UNMUH) Jember fokus mengkaji pengembangan desa Wisata. Rekomendasi ini disusun berdasarkan temuan mereka saat meneliti desa Wisata Sidomulyo Kecamatan Silo Kabupaten Jember.

Beberapa nama tim akademisi dan peneliti dari UNMUH Jember tersebut adalah Priska Apriliana Anggita, Kahar Haerah, Itok Wicaksono dan Emy Kholifah. Temuan penelitiannya telah disusun dalam bentuk jurnal dan terbit di Triwikrama pada tahun 2024 ini.

Banyak pakar yang menjelaskan bahwa untuk mengangkat perekonomian perlu fokus pada pengembangan desa. Desa dianggap pintu pengembangan ekonomi yang partisipatif.

Selain itu, saat ini yang dapat mudah dilakukan untuk dikembangkan dan berpotensi mengangkat perekonomian salah satunya adalah desa. Tidak heran, jika kemudian ada gairah pengembangan wisata desa di beberapa daerah.

Termasuk salah satunya sebagaimana yang digagas di beberapa desa dan kecamatan Kabupaten Jember. Salah desa yang menjadi sorotan akademisi UNMUH Jember adalah desa Sidomulyo-Silo.

Baca Juga :  Peaky Blinders: The Immortal Man Mengakhiri Cerita Panjang Gangster Birmingham

Priska Aprliana, Dkk, berupaya mengurai proses perkembangan wisata desa tersebut. Mereka fokus mengkaji sisi partisipasi masyarakat dalam upaya pengembangannya.

Temuan penelitian mereka melihat adanya hal yang krusial dalam menjamin pengembangan desa yang baik, yakni sisi partisipasi masyarakatnya. Mereka memandang bahwa partisipasi masyarakat dalam hal making decision atau proses pengambilan keputusan sangat urgen.

Karena hal demikian, yang perlu dijamin adalah berhasilnya musyawarah Desa Wisata di wilayah tersebut. Musyawarah Desa yang umumnya dikenal dengan MUSDES berfungsi sebagai wadah utama untuk mendiskusikan dan memutuskan berbagai aspek terkait pengembangan Desa Wisata.

Tentu, desa wisata Sidomulyo telah dianggap berupaya melakukannya. Bahkan juga diikuti dengan kerjasama antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), pengelola wisata, dan pelaku UMKM. Kerja dinilainya sangat penting untuk menentu sukses tidaknya partisipasi pengembangan desa wisata dilakukan.  

Setidaknya, berdasarkan kajian yang dilakukan, merekomendasikan tiga hal penting untuk menjamin adanya partisipasi masyarakat lokal, khusus di desa Sidomulyo ini.

Baca Juga :  Kiai-Kiai Besar Jember Antar Kepergian Prof Hepni, Sosok Rektor Yang Upayakan UIN KHAS Jadi Pusat Studi Pesantren

Peningkatan Sumber Daya Manusia

Mereka menganggap perlu ada gerakan atau kegiatan yang diorientasikan pada tersedianya sumber daya manusia yang berkualitas. Hal ini dapat dilakukan dengan memperbanyak pelatihan yang dapat meningkatkan sejumlah kompetensi tenaga kerja terlatih untuk sektor pariwisata edukasi.

Peningkatan Pemahaman Teknologi

Hal lain yang perlu diupayakan adalah berkaitan dengan fakta adanya perkembangan teknologi dewasa ini. Untuk itu, pengetahuan pekerja mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi perlu ditingkatkan untuk bersama-sama untuk mendukung industri pariwisata desa.

Dukungan Finansial

Hal lain yang tak kalah pentingnya adalah penguatan dukungan pendanaan dari pemerintah desa untuk mendukung pertumbuhan wisata edukasi dan sarana prasarananya. Tahapan ini perlu ada political will aparat desa yang sedang berkuasa.

Dengan menerapkan langkah-langkah ini, diharapkan industri pariwisata desa dapat berkembang dengan cepat dan efisien. Targetnya, bisa membawa keuntungan ekonomi dan sosial bagi komunitas lokal. (*)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Peaky Blinders: The Immortal Man Mengakhiri Cerita Panjang Gangster Birmingham
KAI Daop 9 Jember Pastikan Kesiapan Sarana Lokomotif dan Kereta Jelang Angkutan Lebaran 2026
Siapa Sebenarnya Ophelia dalam Lagu Taylor Swift?
Pemkab Jember Resmi Berlakukan Tiket Terintegrasi Papuma–Watu Ulo Mulai 2 Januari 2026
Surat Cinta Franz Kafka Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia
Parijs van Java, Novel Karya Remy Sylado yang Memiliki Gaya Bahasa Khas
Langkah Kolaborasi Indonesia Gandeng BRI Hidupkan Semangat Membaca di Maluku Tengah
Inovasi Cold Storage Berbasis Gas Etilen dari Petani Milenial Lumajang Warnai Lomba Hortikultura Jawa Timur 2025

Baca Lainnya

Saturday, 13 June 2026 - 12:57 WIB

Peaky Blinders: The Immortal Man Mengakhiri Cerita Panjang Gangster Birmingham

Wednesday, 4 March 2026 - 18:18 WIB

KAI Daop 9 Jember Pastikan Kesiapan Sarana Lokomotif dan Kereta Jelang Angkutan Lebaran 2026

Monday, 12 January 2026 - 19:47 WIB

Siapa Sebenarnya Ophelia dalam Lagu Taylor Swift?

Friday, 2 January 2026 - 22:27 WIB

Pemkab Jember Resmi Berlakukan Tiket Terintegrasi Papuma–Watu Ulo Mulai 2 Januari 2026

Thursday, 25 December 2025 - 22:26 WIB

Surat Cinta Franz Kafka Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia

TERBARU

Salah satu Koodinator Lapangan (Korlap) aksi saat melakukan orasi di depan gedung DPRD Jember (Foto: Fadli/Frensia).

News

Selain Dukung MBG Massa Aksi Juga Suarakan Pentingnya KDKMP

Saturday, 20 Jun 2026 - 14:13 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading