FRENSIA.ID– Belakang ini Beredar video yang dikaitkan dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas dan memunculkan narasi bahwa petani dianjurkan beralih menanam sawit jika tanaman padi tidak menguntungkan.
Narasi tersebut menjadi sorotan karena dikaitkan dengan kunjungan kerja Zulhas ke Sulawesi Selatan. Namun, klaim yang beredar perlu dicermati karena potongan video yang disebarkan di media sosial tidak serta-merta membuktikan bahwa Zulhas pernah menyampaikan pernyataan seperti yang tertulis dalam narasi tersebut.
Zulhas tidak sedang menyarankan alih fungsi lahan sawah menjadi sawit, melainkan sedang mengkritik logika pasar bebas masa lalu.
Danu Budiyono kader PAN Jawa Timur yang juga Sekjen DPD PAN Banyuwangi menyatakan video dan narasi tersebut merupakan informasi yang telah dimanipulasi, dipotong bahkan kami duga dibuat atau diubah menggunakan teknologi kecerdasan buatan.
Termasuk adanya larangan mendirikan kios, warung, atau toko kelontong dalam radius 2 kilometer dari Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) adalah hoaks atau berita bohong. Menteri Desa dan PDT, Menko Bidang Pangan Maupun Pemerintah tidak pernah Mengeluarkan Statmen tersebut. Itu sungguh fitnah sesat dan menyesatkan.
Danu menilai isu berita hoax itu sengaja digoreng untuk menjatuhkan citra Zulkifli Hasan yang saat ini dipercaya Presiden Prabowo Subianto mengemban berbagai tugas strategis nasional.
Di antaranya sebagai Menko Bidang Pangan, Ketua Tim Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Ketua Komite Pengarah Nilai Ekonomi Karbon (NEK), Tim Percepatan Swasembada Pangan, Energi, dan Air, serta Ketua Satgas Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.
“Semua tugas beliau menunjukkan kinerja nyata. Bahkan beliau mendapat tanda kehormatan dari Presiden Prabowo serta berbagai penghargaan nasional sepanjang 2025 lalu,” jelas Danu, Jumat (07/08/26).
Dirinya juga menambahkan, Zulkifli Hasan turut pula meraih sejumlah apresiasi, di antaranya dari iNews Media Group dalam Anugerah Penggerak Nusantara 2025, CNN Indonesia Awards 2025, serta detikcom Awards 2025 sebagai Tokoh Percepatan Swasembada Pangan.
Danu mengajak semua pihak untuk lebih bijak menyikapi informasi, “selalu gunakan prinsip ‘saring sebelum sharing’ dan verifikasi informasi atau kabar melalui saluran resmi pemerintah”. (Qhobid Z)






