Jubir Kementerian Luar Negeri DPRK, Mengecam Deklarasi KTT Washington

Saturday, 13 July 2024 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gambar Pernyataan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara sumber edit by elriyadh

Ilustrasi gambar Pernyataan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara sumber edit by elriyadh

Frensia.id – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK), mengecam dan menolak Deklarasi Kerjasama Tingkat Tinggi (KTT) Washington.

Hal ini sebagaimana pernyataan pers yang dilaksanakan Jubir Kementerian Luar Negeri DPRK dengan judul “Kami akan mencegah ancaman serius yang mengancam, dengan tindakan balasan strategis yang lebih keras” Pyongyang, pada tanggal 13 Juli 2024.

Deklarasi yang melibatkan AS dan NATO beserta sekutunya, menyebut pelaksanaan kedaulatan negara-negara merdeka, termasuk DPRK merupakan ancaman pada KTT NATO yang diadakan di Washington.

Menurut jubir Kemenlu DPRK, Deklarasi KTT Washington pada 10 Juli, membuktikan bahwa AS dan NATO, yang hanya menjadi alat konfrontasi, merupakan ancaman paling serius terhadap perdamaian dan keamanan global.

Baca Juga :  Datang ke Jember, Wamendagri Bima Arya Dorong Desa di Jember Mandiri dan Optimalkan Insentif Pusat

Dalam konferensi pers tersebut, Kemenlu DPRK mengecam dan menolak deklarasi KTT Washington.

Deklarasi tersebut tidak lebih dari sebuah dokumen ilegal yang melanggar hak-hak sah negara-negara berdaulat yang independen. Sebuah program konfrontatif yang memicu Perang Dingin baru dan konfrontasi militer dalam skala global.

Tindakan AS untuk memperluas blok militer merupakan akar penyebab ancaman serius terhadap perdamaian regional.

Hal tersebut juga memperburuk lingkungan keamanan internasional dan memicu perlombaan senjata di seluruh dunia.

Menurut jubir Kemenlu DPRK, AS harus bertanggung jawab atas tindakannya melalui NATO yang menghancurkan keamanan global.

Baca Juga :  Atasi Macet, Bupati Fawait dan Menteri PU Dody Sepakati Pembangunan Flyover di Jember

“AS harus mengklarifikasi siapa yang terus-menerus menghancurkan lingkungan keamanan di Eropa selama beberapa dekade terakhir melalui kebijakan NATO yang ceroboh untuk melakukan kemajuan dan ekspansi ke arah timur” jelasnya.

Selama sepuluh tahun terakhir terus-menerus mencoba membujuk negara pro-Amerika di Asia ke dalam NATO, sebelum mengklaim bahwa keamanan antara Atlantik Utara dan Asia-Pasifik saling terkait satu sama lain.

Jubir Kemenlu Korea Utara mengecam AS, ia memperingatkan bahwa strategi globalisasi NATO membawa bahaya global.

“Kami dengan sungguh-sungguh memperingatkan bahwa strategi globalisasi NATO yang dilakukan oleh AS, tentu saja dapat membawa bahaya perang global” ucap jubir Kemenlu DPRK pada 13/07/2024.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Buntut Laporan ‘Wadul Gus’e’, Pemkab Jember Lakukan Sidak ke Dapur MBG
Mengenal Profil Ahmad Halim, Ketua DPRD Jember yang Terinspirasi Berkarir Politik dari Gus Dur dan Prabowo
Gugatan Wabup Jember Djoko Susanto ke Bupati Fawait Kandas
Menag Dilaporkan ke KPK Terkait Naik Jet Pribadi, Tak Ada Pelanggaran
Gandeng Pusat, Pemkab Jember Prioritaskan Perbaikan 50 Bendung dan Revitalisasi Pasar Tanjung
Atasi Macet, Bupati Fawait dan Menteri PU Dody Sepakati Pembangunan Flyover di Jember
Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang Bakal Tertibkan Perumahan Pelanggar Bantaran Sungai
Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Jember Muhammad Fawait

Baca Lainnya

Saturday, 28 February 2026 - 17:35 WIB

Buntut Laporan ‘Wadul Gus’e’, Pemkab Jember Lakukan Sidak ke Dapur MBG

Friday, 27 February 2026 - 20:00 WIB

Mengenal Profil Ahmad Halim, Ketua DPRD Jember yang Terinspirasi Berkarir Politik dari Gus Dur dan Prabowo

Wednesday, 25 February 2026 - 16:26 WIB

Gugatan Wabup Jember Djoko Susanto ke Bupati Fawait Kandas

Monday, 23 February 2026 - 22:06 WIB

Menag Dilaporkan ke KPK Terkait Naik Jet Pribadi, Tak Ada Pelanggaran

Sunday, 22 February 2026 - 14:00 WIB

Gandeng Pusat, Pemkab Jember Prioritaskan Perbaikan 50 Bendung dan Revitalisasi Pasar Tanjung

TERBARU