Akademisi UIN KHAS Teliti Maraknya Nikah Siri Di Kampusnya

Tuesday, 15 October 2024 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Akademisi UIN KHAS Teliti Maraknya Nikah Sirri Di Kampusnya (Sumber: Canva/Frensia)

Gambar Akademisi UIN KHAS Teliti Maraknya Nikah Sirri Di Kampusnya (Sumber: Canva/Frensia)

Frensia.id- Akademisi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Ahmad Shiddiq (UIN KHAS), M. Arif Mustaqim, melihat adanya peningkatan jumlah mahasiswa kampusnya yang nikah siri. Fenomena ini menarik perhatiannya.

Ia melakukan penelitian dnegan menggunakan Teori Konstruksi Sosial dari Peter L. Berger . Hal yang bersuaha diungkapnya adalah proses terbentuknya pemahaman dan perilaku terkait nikah siri.

Setalah melakukan penelitian dengan seksama, ia menemukan bahwa kesadaran para informan tentang nikah siri terbentuk melalui tiga fase dialektika: eksternalisasi, objektifikasi, dan internalisasi. Temuan ini telah dipublikasi pada tahun 2023 lalu di Digilib UIN KHAS sendiri.

Eksternalisasi adalah proses di mana mahasiswa mengekspresikan pemikiran dan nilai-nilai mereka ke dalam tindakan nyata, dalam hal ini memilih nikah siri untuk menghindari dosa selama masa lamaran dan interaksi pra-nikah.

Objektifikasi terjadi ketika tindakan ini menjadi bagian dari realitas sosial yang diterima oleh mahasiswa sebagai cara yang sah untuk menghindari perbuatan dosa.

Baca Juga :  Peneliti Universitas Esa Unggul Sebut Kepentingan Konglomerat Media Rusak Demokrasi Pers

Terakhir, internalisasi. Tahapan ini merupakan fase di mana pemahaman mengenai nikah siri ini diterima secara individu sebagai bagian dari nilai-nilai pribadi mereka.

Selain itu, ia juga menemukan bahwa terdapat perbedaan pandangan di kalangan mahasiswa mengenai makna nikah siri. Sebagian mahasiswa melihatnya sebagai langkah formal untuk mendapatkan pengakuan sebagai pasangan tanpa melibatkan hak-hak yang umumnya diperoleh pasangan suami istri, seperti hak untuk tinggal bersama atau melakukan hubungan seksual.

Bagi kelompok ini, nikah siri dipahami sebagai cara untuk menjaga moralitas tanpa melanggar aturan agama. Sementara itu, sebagian mahasiswa lainnya memahami nikah siri sebagai sarana untuk memperoleh kelonggaran dalam menjalani hubungan yang lebih intim, termasuk hubungan seksual, meskipun secara sosial dan legal tidak tercatat.

Baca Juga :  Isi Surat Wasiat dari Ibu yang Membuang Bayi Perempuan di Jember

Dampak dari praktik nikah siri ini sangat dirasakan oleh mahasiswi yang terlibat. Praktik ini menempatkan perempuan pada posisi yang sulit, terutama karena akses mereka untuk mengambil keputusan dalam hubungan ini terbatas.

Ketidakjelasan tentang hak-hak perempuan dalam nikah siri, khususnya terkait status hukum anak yang lahir dari pernikahan siri, serta dampak perceraian, semakin memperburuk kondisi ini. Bagi mahasiswi, praktik nikah siri seringkali membingungkan posisi mereka dalam hubungan, mengaburkan batasan antara hak-hak yang seharusnya mereka peroleh dengan peran yang dipaksakan oleh norma sosial dan agama.

Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa praktik nikah siri di kalangan mahasiswa bukan hanya sebuah cara untuk menghindari dosa, tetapi juga mencerminkan ketegangan antara nilai-nilai sosial, agama, dan hak-hak individu, terutama bagi perempuan yang berada dalam situasi yang rentan.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

4 Tingkatan Tauhid Menurut Imam Al-Ghazali
Mahasiswa Cendekia BAZNAS UNIKHAMS Jember Gelar Aksi Sosial: Dari Penguatan UMKM Hingga Edukasi Anak Yatim
Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Gagasan Pendidikan Islam Berkarakter Ulil Albab dan Ulin Nuha
UIN KHAS Jember Luncurkan Program Unggulan Selama Bulan Ramadan 2026
Diteliti! Kelompok Perempuan Rentan Diabetnya Meningkat Saat Ramadhan
Gerbang SDN di Jember Disegel Ahli Waris Dini Hari
Gegara Sejoli Mesum, UNEJ Bakal Perbanyak Frekuensi Patroli Security di Wilayah Kampus
Viral Video Sejoli Mesum di Lingkungan Kampus UNEJ

Baca Lainnya

Thursday, 12 March 2026 - 12:14 WIB

4 Tingkatan Tauhid Menurut Imam Al-Ghazali

Saturday, 7 March 2026 - 20:00 WIB

Mahasiswa Cendekia BAZNAS UNIKHAMS Jember Gelar Aksi Sosial: Dari Penguatan UMKM Hingga Edukasi Anak Yatim

Saturday, 28 February 2026 - 12:56 WIB

Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Gagasan Pendidikan Islam Berkarakter Ulil Albab dan Ulin Nuha

Thursday, 26 February 2026 - 17:15 WIB

UIN KHAS Jember Luncurkan Program Unggulan Selama Bulan Ramadan 2026

Wednesday, 25 February 2026 - 21:14 WIB

Diteliti! Kelompok Perempuan Rentan Diabetnya Meningkat Saat Ramadhan

TERBARU

Tim alap-alap Polres Jember saat mengamankan pelaku pesta gay di Antirogo, Jember (Foto: Tangkapan Layar dari Instagram @Humas Polres Jember).

Criminalia

4 Pria Diamankan Polisi Saat Pesta Gay di Rumah Jember

Sunday, 15 Mar 2026 - 15:30 WIB