Frensia.Id– Akses jalan utama yang menghubungkan Desa Harjomulyo dan Desa Mulyorejo, di wilayah Barat Perkebunan Sanenrejo, Kecamatan Tempurejo, Jember lumpuh total akibat tertimbun material longsor. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (5/2/2026), malam.
Ketua Baret Rescue Jember, David Handoko Seto, melaporkan bahwa berdasarkan informasi warga, hujan deras terjadi antara pukul 20.00 hingga 21.00 WIB.
Tingginya curah hujan menyebabkan tebing di pinggir jalan, yang berkontur menanjak dan menikung tersebut longsor hingga menutup seluruh bahu jalan.
“Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, relawan BARET, serta masyarakat setempat telah melakukan survei ke lokasi sesaat setelah kejadian,” katanya, Kamis (5/2/2026).
Selanjutnya kata dia, upaya pembersihan secara manual tidak memungkinkan untuk dilakukan. Pasalnya, volume tanah longsor terlalu banyak.
“Rencananya mau dibuka secara manual, tapi ternyata kami kesulitan karena volume tanah yang longsor terlalu banyak. Jalan tersebut merupakan satu-satunya akses menuju desa tersebut, sehingga saat ini kondisinya lumpuh total,” ujarnya.
David menambahkan, mengingat kondisi medan yang sempit dengan lebar jalan hanya sekitar 3 hingga 4 meter.
Pihak relawan telah berkoordinasi dengan PU Bina Marga untuk mendatangkan alat berat berukuran kecil.
“Kami berharap PU Bina Marga dapat menurunkan alat berat yang menggunakan ban karet, agar lebih mudah bermanuver di jalan yang sempit ini. Jika menggunakan alat berat besar, dikhawatirkan truk pengangkutnya akan sulit masuk ke lokasi,” paparnya.
“Pembersihan dijadwalkan berlangsung pada Jumat pagi dengan bantuan warga, perangkat desa, dan pihak Perkebunan PTPN 12 Sanenrejo agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal,” tandasnya.
Sebagai informasi, hingga berita ini diterbitkan. Jalan utama yang menghubungkan Desa Harjomulyo dan Desa Mulyorejo di wilayah Barat Perkebunan Sanenrejo, Kecamatan Tempurejo, masih belum bisa dilewati, alias lumpuh total.







