Tim SAR Temukan Korban Banjir Bandang Panti di Aliran Sungai Puger

Tuesday, 3 February 2026 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa.

Foto: Istimewa.

Frensia.Id– Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad Abdul Wahid, korban yang hanyut terbawa arus saat banjir bandang menerjang Desa Pakis, Kecamatan Panti, Jember. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (3/2/2026).

Jasad pria yang merupakan Staf Pelayanan Umum Pemerintah Kecamatan Panti ini ditemukan mengambang di aliran Sungai Bedadung, Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, sekitar pukul 14.00 WIB.

Kaur Bin Ops Satpolairud Polres Jember, Aiptu Agus Riyanto, mengungkapkan bahwa jenazah pertama kali ditemukan oleh nelayan di Dusun Getekan.

Baca Juga :  KM Genius Tenggelam di Perairan Utara Bali Usai Mati Mesin, 6 ABK Dievakuasi Tim SAR

“Korban ditemukan tersangkut di barongan (rumpun) bambu di area sungai. Setelah kami cek ke lokasi, dipastikan jenazah tersebut adalah korban yang hilang di Desa Pakis akibat banjir bandang semalam sekitar pukul 21.00 WIB,” katanya, Selasa (3/2/2026).

Selanjutnya kata dia, usai ditemukan, petugas bersama warga segera mengevakuasi jasad korban ke Puskesmas Puger untuk menjalani visum luar. Identitas korban diperkuat oleh keterangan rekan kerja korban.

“Pihak kerabat dan perwakilan dari Desa Pakis telah mengonfirmasi bahwa jenazah tersebut benar adalah Bapak Wahid, staf Kecamatan Panti,” ujarnya.

Baca Juga :  BPBD Jember Salurkan 607 Ribu Liter Air Bersih Atasi Kekeringan di 7 Kecamatan

“Setelah proses identifikasi selesai, jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Desa Pakis untuk segera dimakamkan,” tambahnya.

Agus menjelaskan bahwa titik penemuan di Sungai Bedadung merupakan hilir dari aliran Sungai Badean. Sebelumnya, operasi pencarian dilakukan oleh dua tim SAR gabungan yang menyisir area hulu hingga hilir.

“Penyisiran dilakukan melalui jalur darat di sepanjang bantaran sungai karena arus yang sangat deras dan kondisi air yang keruh, sehingga tidak memungkinkan personel untuk turun ke air,” paparnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Viral Pria di Jember Mengaku Bertemu Zat Allah Berujung Laporan Polisi
PC ANSOR Kencong Luncurkan Kampung Moderasi Beragama Berbasis Lokasi untuk Perkuat Toleransi
PMII dan Warga Silo Jember Gelar Aksi Tolak Pembangunan Batalyon TP Usai TNI Pasang Patok Tanah
Kereta Api Ijen Express Tabrak Mobil Fortuner hingga Terseret 750 Meter, 1 Orang Meninggal
GMNI Jember bersama Pedagang Gelar Aksi Tuntut Perbaikan Tata Kelola Pasar Tanjung
LBH PKC PMII Jatim Dorong Ada Pembaruan Struktur Forum CSR di Jember
LBH PKC PMII Jatim Gelar FGD Soroti Pengawasan Distribusi CSR di Jember
Sebanyak 46 Dapur SPPG di Jember Diberhentikan Sementara

Baca Lainnya

Monday, 21 September 2026 - 17:47 WIB

Viral Pria di Jember Mengaku Bertemu Zat Allah Berujung Laporan Polisi

Saturday, 19 September 2026 - 22:46 WIB

PC ANSOR Kencong Luncurkan Kampung Moderasi Beragama Berbasis Lokasi untuk Perkuat Toleransi

Friday, 18 September 2026 - 20:13 WIB

PMII dan Warga Silo Jember Gelar Aksi Tolak Pembangunan Batalyon TP Usai TNI Pasang Patok Tanah

Thursday, 17 September 2026 - 22:40 WIB

Kereta Api Ijen Express Tabrak Mobil Fortuner hingga Terseret 750 Meter, 1 Orang Meninggal

Tuesday, 15 September 2026 - 23:27 WIB

GMNI Jember bersama Pedagang Gelar Aksi Tuntut Perbaikan Tata Kelola Pasar Tanjung

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading