Frensia.id– Pada media x pribadinya, @BarackObama, Presiden USA ke 44, mengaku beruntung telah mengesahkan UU tentang perawatan terjangkau.
Ia menyadari bahwa telah empat belas tahun yang lalu, ia menandatangani Undang-Undang tersebut yang umum dikenal sebagai Affordable Care Act (ACA)
Memang pasca ditandatangani, diceritakannya, banyak yang menolak. Misalnya seperti salah satu anggota DPR dari Partai Republik menyebut ACA sebagai undang-undang paling berbahaya yang pernah disahkan di Kongres.
Bahkan, ada laporan lain yang meramalkan bahwa negara USA, tidak akan pernah pulih dari krisis saa itu. Sebab UU itu malah berbahaya.
Sejak pengesahannya, jumlah orang Amerika tanpa asuransi telah berkurang separuhnya. Dengan demikian, program ini telah banyak bermanfaat.
Baginya, kesuksesan tersebut juga karena komitmen investasi dari Pemerintahan Biden-Harris dalam memperkuat ACA. Sehingga, hingga saat ini lebih dari 21 juta penduduk Amerika terjangkau.
Melalui UU tersebut, hubungan anak semakin dekat dengan orang tuannya. Sebab ia tetap mengikuti asuransi orangtuanya sampai mereka berusia 26 tahun.
Orang Amerika yang memiliki penyakit bawaan tidak lagi ditolak untuk mendapatkan perlindungan. Para lansia dan penyandang disabilitas membayar akan membayar lebih murah untuk menebus obatnya.
Bahkan dikakatakan juga oleh Obama, dengan UU tersebut, warga Amerika yang berpindah pekerjaan dan memulai bisnis mereka sendiri, tak perlu lagi khawatir kehilangan asuransi.
“Americans everywhere are switching jobs and starting their own businesses without worrying about losing their insurance“, tulisnya.
Ia menambahkan,
Dalam banyak hal, kehadiran Undang-Undang Perawatan Terjangkau (ACA) telah mempengaruhi kehidupan Warga USA. Mayoritas masyarakat telah menerima UU ini sebab manfaatnya telah terasa.
Akan tetapi, masih saja, beberapa anggota Partai Republik masih berupaya untuk mencabut dan menghapuskan ACA.
Upaya ini dapat menyebabkan pemangkasan yang berpotensi membuat asuransi kesehatan menjadi tidak terjangkau bagi puluhan juta warga Amerika. Oleh karena itu, Obama mengajak masyarakat untuk hati-hati dalam persoalan penting ini.
Baginya, pemerintah telah mengambil langkah besar untuk mencegah kemungkinan itu terjadi. Presiden Biden telah menunjukkan tekadnya untuk terus memperkuat ACA.
Karena itu, Obama mengajak masyarakat USA masyarakat berdiri bersama Biden dalam perjuangan ini.
Layanan kesehatan bukanlah hak istimewa, melainkan hak asasi manusia yang fundamental. Masih banyak yang dapat dilakukan untuk membuat layanan kesehatan lebih terjangkau dan efektif bagi semua orang.
Makanya, diakhir ciutannya, ia mendorong agar terus bekerja keras untuk menciptakan sistem kesehatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Amerika.
“Because health care is not, and never will be, a privilege. It’s a right – and there’s so much more we can do to make it more affordable and effective for everyone“, catat dalam media X,23/03/2024.