Tanggapan Ketua DPC PKB Jember Soal Fatayat NU Jember Kembalikan Bantuan yang Diminta oleh DPR RI

Tuesday, 3 March 2026 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPC PKB Jember, Ayub Junaidi, saat tabayyun dengan Fatayat NU Jember. (Foto: Sigit/Frensia).

Ketua DPC PKB Jember, Ayub Junaidi, saat tabayyun dengan Fatayat NU Jember. (Foto: Sigit/Frensia).

Frensia.Id – Ketua DPC PKB Jember, Ayub Junaidi, angkat bicara mengenai isu yang beredar di media sosial terkait anggota Fraksi PKB DPR RI, Muhammad Khozin, yang meminta kembali program pemberdayaan di Fatayat NU Jember.

Ayub menegaskan permasalahan tersebut hanya salah paham dan siap pasang badan menyelesaikan urusan finansial yang mengganjal.

Ayub mengaku kaget saat pertama kali mendengar kabar tersebut. Sebagai pimpinan partai di tingkat cabang, dia langsung melakukan tabayun (klarifikasi) dengan jajaran pengurus Fatayat NU Jember untuk meredam spekulasi.

“Saya kaget karena ada berita di media sosial menyampaikan ada anggota fraksi DPR RI yang meminta programnya untuk kembali. Ini tanggung jawab saya sebagai Ketua DPC, akhirnya kita tabayun dengan Fatayat,” katanya, Selasa (3/3/2026).

Ayub menjelaskan, langkah klarifikasi ini penting agar isu tidak berkembang menjadi bola liar. Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa program yang dimaksud adalah inisiasi dari Gus Khozin untuk pemberdayaan ekonomi di internal Fatayat.

Baca Juga :  PKB Jember Bagikan Daging Kurban dengan Besek, Gus Ayub: Back to Natural

“Sebenarnya programnya baik, tujuannya agar Fatayat bisa melakukan penguatan ekonomi. Tapi karena ini barang baru, mungkin butuh effort lebih dan teknisnya belum fix betul, sehingga muncul miskomunikasi,” ujarnya.

Terkait adanya isu tanggungan sebesar Rp 25 juta yang sempat mencuat. Ayub menyatakan siap menanggung biaya tersebut secara pribadi agar program pemberdayaan Fatayat tetap berjalan tanpa beban.

“Katanya ada tanggungan Rp 25 juta. Ya sudah, itu saya yang atasi dan menanggung, agar program Fatayat tetap berjalan dan tidak berpikir ada tanggungan lagi. Saya anggap selesai masalah ini,” paparnya.

Kendati demikian, pihak Fatayat NU Jember disebut masih akan membicarakan solusi tersebut di internal organisasi. Ayub menilai friksi yang terjadi hanyalah dinamika organisasi yang wajar, namun ia mengingatkan agar tidak ada pihak luar yang menunggangi isu ini untuk kepentingan politik.

Baca Juga :  Hardiknas 2026, Gus Fawait Soroti Kesempatan Belajar saat Talk Show Pendidikan

“Ini hanya salah paham, biasa dalam organisasi. Saya lihat pahamnya (keagamaan) masih sama, Aswaja. Yang susah itu kalau ada yang menunggangi untuk urusan politik. Begitu kita tabayun, ya saya anggap masalah ini sudah selesai,” tandasnya.

Sebagai informasi, bantuan tersebut mulai diserahkan dari tanggal 4 Agustus 2025. Khozin memberi yang Rp50 juta kepada Fatayat NU Jember.

Acara penyerahan uang itu berlangsung di hadapan pengurus Fatayat serta disaksikan oleh Ketua DPC PKB Jember, Ayub Junaidi.

Fatayat pun membuat program Yasmin Paylater untuk kegiatan berupa jasa usaha kredit lunak bergulir kepada anggotanya. Uang yang terpakai yakni sekitar Rp25 juta.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Ekonomi Jember Melesat 6,35%, Selaras dengan Riset Disertasi Bupati Fawait
Dugaan Korupsi Program MBG Kembali Menyeret Tersangka Baru
Komisi A DPRD Jember Desak Pemkab Reformasi GTRA Pasca Maraknya Konflik Tanah
Sekti Jember Usulkan Petani Masuk Bagian GTRA
MBG Dikelola Ugal-Ugalan, Mahfud MD: Tak Heran Jadi Sarang Korupsi
Pemkab Jember akan Perbaiki SOP Pembelian BBM Bersubsidi untuk Petani dan Nelayan
Gus Fawait Tegaskan Program Optimalisasi Lahan di Jember Bisa Tingkatkan Hasil Panen Petani
Kepala DLH Ungkap Pemkab Jember Telat Satu Dekade Jalankan UU Olah Sampah Mandiri

Baca Lainnya

Saturday, 13 June 2026 - 14:24 WIB

Ekonomi Jember Melesat 6,35%, Selaras dengan Riset Disertasi Bupati Fawait

Thursday, 11 June 2026 - 17:31 WIB

Komisi A DPRD Jember Desak Pemkab Reformasi GTRA Pasca Maraknya Konflik Tanah

Thursday, 11 June 2026 - 17:23 WIB

Sekti Jember Usulkan Petani Masuk Bagian GTRA

Thursday, 11 June 2026 - 13:25 WIB

MBG Dikelola Ugal-Ugalan, Mahfud MD: Tak Heran Jadi Sarang Korupsi

Sunday, 7 June 2026 - 22:02 WIB

Pemkab Jember akan Perbaiki SOP Pembelian BBM Bersubsidi untuk Petani dan Nelayan

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading