Frensia.id – Presiden Suriah Bashar al-Assad dan Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu di Moskow pada 25 Juli 2024 untuk membahas hubungan bilateral antara kedua negara.
Dalam pertemuan terakhir mereka, Presiden Assad mengungkapkan apresiasinya terhadap hubungan yang telah terjalin selama beberapa dekade terakhir.
Menurut Presiden Suriah, meskipun negara mereka telah mengalami masa-masa sulit dan proses transformasi yang rumit.
“Selama beberapa dekade terakhir, negara kita telah melalui masa-masa sulit. Namun, selama bertahun-tahun, hubungan antar negara kita didasarkan pada kepercayaan” ucapnya pada 25/07/2024.
Presiden Assad juga menekankan pentingnya kepercayaan dalam hubungan antar negara mereka, yang merupakan bukti kedewasaan bangsa mereka.
Dalam konteks perkembangan terkini di dunia, khususnya di kawasan Eurasia, pertemuan mereka dianggap sangat penting untuk membahas rincian seluruh perkembangan tersebut, serta potensi pandangan dan skenario di masa depan.
“Mempertimbangkan perkembangan terkini di dunia, dan khususnya di kawasan Eurasia, pertemuan kita hari ini sangatlah penting untuk membahas rincian seluruh perkembangan tersebut, serta potensi pandangan dan skenario” ucap Bashar al-Assad.
Kedua pemimpin tersebut diyakini akan membahas berbagai isu terkait keamanan, ekonomi, dan politik dalam pertemuan mereka, serta menguatkan kerja sama antara Suriah dan Rusia.
Meskipun tantangan yang dihadapi kedua negara tidak sedikit, kedekatan dan kerjasama antara Suriah dan Rusia diyakini akan terus berkembang untuk menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan tersebut.