Home / Uncategorized

Bulan Puasa Segera Tiba, Momentum Untuk Mengembangkan Potensi Menjadi Manusia Lebih Baik

Sunday, 3 March 2024 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Bulan Puasa Sebagai Momentum Menjadi Manusia Lebih Baik (Sumber : pexels/Thirdman)

Ilustrasi Bulan Puasa Sebagai Momentum Menjadi Manusia Lebih Baik (Sumber : pexels/Thirdman)

Frensia.id – Bulan Puasa merupakan bulan pengujian bagi Umat Islam, agar mampu menahan diri dari sekian hal yang awalnya boleh menjadi dilarang.

Makan dan minum di siang hari di luar bulan puasa boleh, dan saat bulan puasa tiba menjadi tidak boleh, kecuali bagi mereka yang berhalangan.

Demikian juga hubungan suami istri, awalnya boleh dan sunnah, tetapi ketika bulan puasa hal ini menjadi dilarang.

Sekalipun banyak larangan dan pantangan pada bulan puasa, tetap akan menjadi nikmat bagi orang yang bersungguh-sungguh dalam menjalankannya kewajiban puasa dan ibadah lainnya.

Oleh karena itu, orang yang berpuasa tidak hanya melatih daya tahan fisik dengan tidak makan dan sebagainya, tetapi juga melatih daya kesabaran psikis.

Maka, datangnya bulan puasa menjadi momentum untuk menempa diri secara fisik-lahir serta psikis-batin.

Selain itu, bulan puasa memiliki banyak momentum untuk penyempurnaan diri manusia lainnya.

Dr. Abdul Pirol, dalam bukunya, “Ramadan Ensiklopedis: Membincang Ragam Persoalan di Bulan Puasa”, menyebutkan sekian hal yang dapat dimanfaatkan maksimal selama bulan puasa oleh Umat Islam sebagai momentum untuk penyempurnaadiri.

Menurutnya, momentum bulan puasa merupakan kesempatan yang paling baik untuk meraih kembali predikat manusia sempurna di sisi Allah SWT.

Sehingga penting untuk selalu memeriksa diri, atau bertanya kepada diri sendiri tentang perjalanan hidup selama satu tahun berlalu, dari bulan puasa tahun kemarin sampai bulan puasa sekarang.

Jika kehidupan selama satu tahun ini sering melakukan hal baik, maka momentum puasa ini menjadi untuk meningkatkan diri, sekaligus mengembangkan segala potensi yang dimiliki untuk menjadi yang lebih baik.

Akan tetapi jika perjalanan tahun belakangan kurang baik, maka momentum bulan puasa ini pula menjadi ajang perbaikan diri agar kembali kepada fitrah manusia sebagai salah makhluk Allah yang paling sempurna.

Abdul Pirol, mengutip pendapat Imam Jarir al-Thabari dalam tafsirnya yang mengungkapkan manusia wajib melakukan muhasabah tentang perjalanan terdahulu dan sekarang agar bisa menjadi probadi lebih baik di masa depan.

Maka, momentum bulan puasa bisa dijadikan kesempatan untuk muhasabah sebanyak-banyaknya, salah satunya dengan melakukan i’tikaf di masjid sambil merenungi perjalanan hidup yang sudah dilalui pada tahun belakangan. Sehingga menjadi pedoman untuk menggali potensi menjalani hidup di tahun sekarang dan yang akan datang.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Filsafat Ilmu Ushul Fiqh : Membaca Kembali Gagasan Dr. Ishaq
Dewan Komisioner OJK: Industri Keuangan adalah Industri Kepercayaan
Aris Budiman Resmi Pimpin OJK Jember, Ini Pesan Khusus dari Dewan Komisioner
ASN Ancam Rekan di Pasar Tanjung Jember, Fraksi PDIP Soroti Kebocoran Retribusi Pasar
Prof. Hefni: Rektor Tawadhu yang Membumi
OJK akan Luncurkan Aplikasi 157 untuk Cegah Scam
Perempuan di Surabaya Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual, Pemaksaan Aborsi, dan Penelantaran Anak ke Polda Jatim
DPRD Banyuwangi desak ASDP cari solusi Macet Berkepanjangan di Pelabuhan

Baca Lainnya

Saturday, 27 June 2026 - 17:55 WIB

Filsafat Ilmu Ushul Fiqh : Membaca Kembali Gagasan Dr. Ishaq

Saturday, 27 June 2026 - 16:44 WIB

Dewan Komisioner OJK: Industri Keuangan adalah Industri Kepercayaan

Friday, 26 June 2026 - 19:10 WIB

Aris Budiman Resmi Pimpin OJK Jember, Ini Pesan Khusus dari Dewan Komisioner

Friday, 26 June 2026 - 15:16 WIB

ASN Ancam Rekan di Pasar Tanjung Jember, Fraksi PDIP Soroti Kebocoran Retribusi Pasar

Friday, 26 June 2026 - 13:12 WIB

Prof. Hefni: Rektor Tawadhu yang Membumi

TERBARU

Opinia

Filsafat Ilmu Ushul Fiqh : Membaca Kembali Gagasan Dr. Ishaq

Saturday, 27 Jun 2026 - 17:55 WIB

Regionalia

Prof. Hefni: Rektor Tawadhu yang Membumi

Friday, 26 Jun 2026 - 13:12 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading