Buntut Karyawan Tewas, Disnaker Jatim Datangi Perusahaan Rose Brand Jember

Monday, 25 August 2025 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengawas Tenaga Kerja Disnaker Provinsi saat diwawancarai (Sumber foto: Sigit)

Pengawas Tenaga Kerja Disnaker Provinsi saat diwawancarai (Sumber foto: Sigit)

Frensia.Id- Perwakilan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Jawa Timur (Jatim) mendatangi perusahaan Rose Brand yang terletak di Yos Sudarso, Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Jember. Kedatangan tersebut merupakan tindak lanjut terkait ditemukannya seorang karyawan bernama Febri (24) yang meninggal dunia dengan cara menggantung diri di jendela mess.

Namun, beberapa dugaan mencuat di publik bahwa korban meninggal diduga di sekap.

“Kasus ini masih ditangani oleh pihak kepolisian. Jadi kita bersama masih menunggu itu, dan belum bisa memberikan keterangan yang pasti,” kata Pengawas Tenaga Kerja Disnaker Jatim, Hairuddin, Senin (25/08/2025).

Selanjutnya kata dia, pihaknya juga masih menunggu hasil otopsi. Maka dari itu, hingga saat ini dia belum bisa memberikan pernyataan secara resmi.

“Otopsi saat ini masih belum keluar. Penyelidikan masih proses, jadi kami belum bisa memberikan pernyataan,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Disnaker Jember, Yuliana menyebut bahwa kematian Febri masih diselidiki oleh Kepolisian Resort (Polres) Jember. Maka dari itu, pihaknya juga belum bisa melakukan pemeriksaan.

“Intinya kematian ini masih dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian. Jadi kami dari Disnaker tidak bisa memeriksa siapapun,” ungkapnya.

“Jika memang nanti hasil penyelidikan dari kepolisian ada pelanggaran hubungan industrial. Maka nanti kami akan menjembatani untuk menyelesaikan persoalan yang bersangkutan dengan perusahaan,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma menyampaikan bahwa sementara ini korban memang diduga meninggal karena bunuh diri. Namun kata dia, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lenih lanjut.

“Saat ini sudah delapan orang yang kami mintai keterangan. Kami laksanakan gelar dulu, baru nanti bisa diketahui apakah sudah bisa ditetapkan tersangka,” ucapnya.

Lebih lanjut, kata dia, polisi juga mengantisipasi kemungkinan adanya saksi yang mencoba menghindar dari panggilan penyidik. Dengan naiknya perkara ini ke tahap penyidikan, polisi memastikan penanganan kasus ini akan dilakukan secara mendalam dan transparan.

“Kami tetap akan melakukan pemanggilan sesuai prosedur. Kalau ada yang tidak hadir, tentu ada mekanisme hukum berikutnya,” paparnya.

“Yang pasti kasus ini akan terus kami dalami,” tandasnya.

Baca Juga :  Polisi Tegaskan Penetapan Tersangka Tunggal Kasus Solar Subsidi di Jember Sesuai Fakta Penyidikan
Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Muskab VII IPSI Banyuwangi Berlangsung Demokratis, Gus Syifa Terpilih Sebagai Ketua Baru
Rayakan Hari Lahir Pancasila, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Serukan Persatuan dan Politik Kerakyatan
Viral Kurir di Jember Rekayasa Cerita Pembegalan Demi Gunakan Uang COD
Kronologi Warga Bondowoso Diduga Jadi Korban Penipuan dan Penggelapan Uang oleh Kakak Ipar saat Kerja TKW
Puluhan Tahun TKW, Warga Bondowoso Diduga Jadi Korban Penipuan dan Penggelapan Uang oleh Kakak Ipar
DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Bagikan Ribuan Daging Kurban Ke Tukang Becak Hingga UMKM
DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Juga Serahkan Hewan Kurban Ke Panti Asuhan Mutiara Insan
DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Serahkan Hewan Kurban ke Ponpes dan Masjid

Baca Lainnya

Monday, 1 June 2026 - 20:25 WIB

Muskab VII IPSI Banyuwangi Berlangsung Demokratis, Gus Syifa Terpilih Sebagai Ketua Baru

Monday, 1 June 2026 - 19:05 WIB

Rayakan Hari Lahir Pancasila, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Serukan Persatuan dan Politik Kerakyatan

Friday, 29 May 2026 - 23:25 WIB

Viral Kurir di Jember Rekayasa Cerita Pembegalan Demi Gunakan Uang COD

Friday, 29 May 2026 - 17:56 WIB

Kronologi Warga Bondowoso Diduga Jadi Korban Penipuan dan Penggelapan Uang oleh Kakak Ipar saat Kerja TKW

Friday, 29 May 2026 - 11:22 WIB

Puluhan Tahun TKW, Warga Bondowoso Diduga Jadi Korban Penipuan dan Penggelapan Uang oleh Kakak Ipar

TERBARU

Gambar Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 lebih (Sumber:Grafis Canva)

Economia

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

Thursday, 4 Jun 2026 - 10:36 WIB

Petugas BPBD Jember saat melakukan pemilahan sampah (Foto: Istimewa).

News

Ikuti Arahan Pemkab, BPBD Jember Sulap Sampah Jadi Pupuk

Wednesday, 3 Jun 2026 - 18:01 WIB