Frensia.id- Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, memberikan apresiasi tinggi terhadap gelaran Jember Fashion Carnaval (JFC).
Ajang karnaval tahunan tersebut dinilai sukses membawa kekayaan budaya Indonesia ke panggung internasional sekaligus menggerakkan perekonomian lokal.
Hal itu disampaikan Menpar Widiyanti saat memberikan sambutan di panggung Grand Carnival JFC.
“Hari ini kita berkumpul untuk melihat karnaval, dan kekuatan budaya yang membawa bangsa kita lebih dikenal,” kata Widiyanti di panggung Grand Carnival JFC, Jember, Minggu (26/7/2026).
Widiyanti mengungkapkan rasa bangganya terhadap konsistensi JFC dalam mempromosikan budaya Nusantara ke mancanegara.
Menurutnya, event yang berawal dari ranah lokal ini kini telah berkembang menjadi pemantik kreativitas bagi daerah-daerah lain di Indonesia.
“JFC ini adalah salah satu kebanggaan Indonesia. Saya mengucapkan terima kasih kepada JFC, karena telah mengenalkan budaya Indonesia ke panggung dunia,” ujarnya.
“Dari sebuah mimpi yang lahir di Jember, menjadi inspirasi karnaval di daerah-daerah lain,” tambahnya.
Lebih lanjut, Widiyanti menekankan bahwa JFC bukan sekadar pertunjukan seni. Melainkan wadah penting untuk menjaga identitas dan warisan budaya bangsa agar makin dikenal masyarakat global.
“Di acara ini, ada warisan dan pelestarian budaya. Ada identitas budaya negara kita, sehingga melalui acara ini, budaya kita dikenal oleh dunia,” paparnya.
Menurutnya, paparan budaya yang dibawakan JFC ke tingkat internasional juga menjadi magnet kuat untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke Indonesia.
“JFC membawa wajah Indonesia ke panggung internasional. Ketika dunia melihat Indonesia dari kreativitas budaya, maka itu akan mengundang mereka tertarik untuk berkunjung ke Indonesia,” ungkapnya.
Tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata. Kata dia, keberadaan event kebudayaan berskala besar seperti JFC terbukti mampu memberikan dampak ekonomi secara langsung bagi masyarakat luas, khususnya pelaku UMKM.
“Begitu banyak peluang untuk menumbuhkan ekonomi, UMKM, dan pekerja sektoral dengan adanya acara-acara kebudayaan seperti ini. Jember telah membuktikannya dengan adanya JFC ini,” tandasnya.






