Frensia.Id- Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa Jember Fashion Carnaval (JFC) kini bukan lagi sekadar pesta rakyat lokal, melainkan produk kebanggaan daerah yang telah menasional hingga mendunia.
Bupati Fawait menyebut JFC sebagai karnaval terbesar kedua di dunia. Event megah ini berawal dari gagasan almarhum Dynand Faris, sosok putra daerah yang berhasil membawa nama Jember ke panggung internasional.
“JFC saat ini adalah produk Jember yang sekarang telah menasional bahkan internasional. JFC karnaval terbesar kedua dunia, dan itu diinisiasi oleh anak desa bernama Dynand Faris,” katanya saat sambutan di panggung Grand Carnival JFC, Minggu (26/7/2026).
“Beliau mampu mengenalkan Jember ke dunia dengan JFC,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, pria yang karib disapa Gus Fawait menyampaikan apresiasinya atas kehadiran dan dukungan kementerian.
Menurutnya, perhelatan berskala internasional seperti JFC membutuhkan sinergi lintas lini dan tidak bisa hanya dibebankan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember.
“JFC ini tidak bisa di-support hanya oleh Pemkab. Terima kasih Ibu Menteri atas kehadiran dan dukungannya ke acara JFC ini,” paparnya.
Gus Fawait optimistis keberlanjutan event kelas dunia seperti JFC akan membawa dampak ganda atau multiplier effect bagi perekonomian warga lokal. Khususnya para pelaku UMKM dan pekerja sektor informal.
“Insyaallah UMKM dan pekerja sektor informal juga akan maju dengan event-event seperti ini, Ibu Menteri,” pungkasnya.






