Frensia.Id- Terjadi sebuah ledakan di Masjid Raya Pesona, yang terletak di Perumahan Pesona Regency, Kelurahan/Patrang, Jember. Salah satu saksi mata yang ikut salat jemaah tarawih, sekaligus muazin Masjid Pesona Regency, Kholis.
Kata dia, ledakan terjadi saat jemaah tengah melaksanakan rakaat pertama pada salam ketujuh.
“Kejadiannya tepat saat rakaat pertama di salam ketujuh. Imam tetap melanjutkan salat, sehingga kami para makmum pun ikut bertahan hingga selesai,” katanya, Selasa (17/3/2026), dini hari.
Dia menambahkan, imam tetap melanjutkan salat sehingga sebagian jemaah di dalam masjid mengikuti gerakan tersebut. Kendati mereka (jemaah) sempat menoleh mencari sumber suara.
“Ledakan berasal dari area luar bagian utara masjid, tepatnya dekat tempat penyimpanan sarung dan air mineral di depan kamar mandi,” ujarnya.
“Jemaah yang paling dekat itu berada sekitar dua sampai tiga meter dari titik ledakan, tapi alhamdulillah tidak ada yang tepat di lokasi,” tambahnya.
Kholis menjelaskan, ledakan tersebut menyebabkan tembok ventilasi masjid berlubang dengan diameter sekitar satu meter serta merusak plafon dan instalasi di sekitarnya. Kata dia, bagian luar masjid sempat bubar karena panik, sementara sebagian kecil jemaah di dalam tetap menyelesaikan salat hingga salam.
“Yang melanjutkan salat hanya sekitar enam orang bersama imam. Sebagian lainnya memilih keluar untuk memastikan kondisi,” paparnya.
Kholis menyebut, para jemaah tidak menemukan sisa petasan atau benda mencurigakan di lokasi kejadian setelah jemaah melakukan pengecekan. Sementara kondisi listrik dan peralatan elektronik masjid dilaporkan tetap utuh.
“Kerusakan hanya terjadi pada tembok ventilasi dan bagian plafon,” tambahnya.
Akibat kejadian tersebut, Polisi harus menghentikan aktivitas di Masjid Tersebut. Termasuk aktivitas sahur berjamaah dan penggunaan audio masjid dihentikan sementara hingga situasi dinyatakan aman.
“Harapan kami sederhana, semoga nanti salat Id tetap bisa dilaksanakan di masjid ini,” tandasnya.
Sebagai informasi, saat kejadian, diperkirakan sekitar 40 jemaah berada di dalam masjid dan enam orang berada di area teras yang paling terdampak suara ledakan.






