Harga Cabai di Pasar Tanjung Jember Meroket Jelang Hari Raya Idulfitri 2026

Monday, 16 March 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Toko sembako milik M. Afin di Pasar Tanjung, Kaliwates, Jember saat kedatangan pembeli. (Foto: Fadli/Frensia).

Toko sembako milik M. Afin di Pasar Tanjung, Kaliwates, Jember saat kedatangan pembeli. (Foto: Fadli/Frensia).

Kaliwates, Frensia.id – Mendekati Hari Raya Idul Fitri di tahun 2026, harga sejumlah Bahan Pokok dan Bahan Penting (Bapokting) di Pasar Tanjung, Kaliwates, Jember, meroket terutama pada komoditas cabai.

Muhammad Afin, salah satu pedagang sembako mengatakan bahwa komoditas cabai mengalami kenaikan harga yang lumayan tinggi.

“Terutama cabai. Cabai sret, cabai rawit, cabai merah besar. Mengalami kenaikan semua,” kata dia saat ditemui di tokonya, pada Senin, (16/03/2026).

Baca Juga :  Kepala BGN Resmikan Dapur MBG di Ponpes Nurul Chotib Jombang Jember

Afin mengungkapkan bahwa setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri pasti ada lonjakan harga cabai.

“Kalau (cabai) sret ini biasanya Rp 70 ribu (per kilo), jadi Rp 90 ribu (per kilo). Cabai merah besar, biasanya Rp 30 ribu, jadi Rp 40 ribu,” katanya.

Menurut Afin, selain cabai, harga komoditas yang juga ikut naik yaitu sayur-mayur, seperti buncis dan kubis.

Baca Juga :  Pedagang di Pasar Tanjung Jember Keluhkan Daya Beli saat Harga Plastik Naik

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa harga sembako akan mulai normal setelah Hari Raya Idul Adha atau Lebaran Kurban.

Mengakui adanya kondisi tersebut. Salah satu pembeli, Ida, mengungkapkan bahwa kenaikan harga sembako ketika menjelang lebaran sudah lumrah.

“Menjelang hari raya ini memang naik semua. Sudah biasanya itu harganya beda. Biasanya kalau daging itu Rp125 ribu. Sekarang Rp150 ribu per kilo,” kata dia.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih
BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi
Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah
Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik
Pakar Ekonomi UNEJ Soroti Penyebab Lemahnya Rupiah
Harga Minyakita Naik, Pedagang di Jember Stop Penjualan
Gas Elpiji 3 Kg di Jember Langka-Mahal, Pertamina Gelar Operasi Pasar
Perajin Tahu di Mangli Jember Keluhkan Efek Domino Naiknya Harga Kedelai

Baca Lainnya

Thursday, 4 June 2026 - 10:36 WIB

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

Monday, 25 May 2026 - 14:00 WIB

BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi

Friday, 22 May 2026 - 19:32 WIB

Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah

Friday, 22 May 2026 - 18:34 WIB

Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik

Thursday, 21 May 2026 - 14:25 WIB

Pakar Ekonomi UNEJ Soroti Penyebab Lemahnya Rupiah

TERBARU

Pihak Kepolisan dan warga saat setelah mengevakuasi korban (Foto: Istimewa).

News

Wakil Juru Turap di Jember Tewas Tenggelam di Dam

Tuesday, 9 Jun 2026 - 21:55 WIB

Ainur Rosi, salah satu Montir dan sekaligus Kasir di Bengkel Citra Motor, Kecamatan Mayang, Jember (Foto: Fadli/Frensia).

Otomotia

Harga Oli dan Onderdil Motor Naik Imbas Rupiah Melemah

Tuesday, 9 Jun 2026 - 18:44 WIB