Dari Tanah Suci, Bupati Fawait Berikan Arahan ke SPPG Jember

Monday, 2 March 2026 - 22:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberikan arahan kepada SPPG via zoom. (Foto: Sigit/Frensia).

Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberikan arahan kepada SPPG via zoom. (Foto: Sigit/Frensia).

Frensia.Id– Bupati Jember, Muhammad Fawait yang sedang melaksanakan ibadah umrah di tanah suci Mekkah memberikan arahan kepada SPPG di Jember via zoom. Hal ini merupakan respon dari ajakan Satgas yang mengundang Bupati Jember untuk rapat dengan SPPG.

Sementara untuk perwakilan dari masing-masing SPPG menghadiri rapat tersebut di pendapa Wahyawibawagraha.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait menyoroti evaluasi ketat yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) terhadap Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di wilayahnya. Dia mengungkapkan adanya sanksi tegas bagi pengelola dapur yang dinilai tidak memenuhi standar pelayanan.

“Bagi dapur yang tidak memenuhi standar pelayanan, maka akan ada sanksi tegas dari BGN,” katanya saat memberikan arahan via zoom, Senin (2/3/2026).

Baca Juga :  Bupati Jember Warning Sekolah Tak Boleh Ada Titip Siswa dan Pungli di MPLS

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu menyebutkan, bahwa sudah ada tiga dapur di Jember yang di suspend oleh BGN. Hal itu, kata dia, merupakan akibat ketidaksesuaian menu selama bulan suci.

“Kemarin saya dapat kabar, ada 3 dapur yang di suspend oleh BGN, karena dinilai memberikan menu yang tidak sesuai selama Ramadan ini,” ujarnya.

Dia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember mendukung penuh langkah tegas dari pusat (BGN). Tujuannya, ialah demi menjaga kualitas asupan gizi bagi anak-anak dan penerima manfaat lainnya di Jember.

Baca Juga :  Gus Fawait Beri BPJS Kesehatan dan Beasiswa Jalur Khusus bagi Anak Kader Posyandu dan Ketua RT/RW

“Saya sebagai kepala daerah tentu mendukung keputusan dari BGN,” paparnya.

Gus Fawait berharap, kejadian ini menjadi pelajaran bagi seluruh pengelola SPPG di Jember agar ke depannya tidak ada lagi dapur yang terkena sanksi serupa. Dia mengimbau seluruh pihak untuk fokus memberikan hak terbaik bagi anak-anak.

“Saya berharap tidak ada lagi dapur yang di suspend oleh BGN. Ayo berikan pelayanan yang terbaik bagi anak-anak kita,” tambahnya.

“Nanti kita akan berikan awarding di akhir tahun, bagi SPPG di Jember yang memberikan pelayanan terbaik,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Bupati Jember Bagikan Makanan ke Warga saat Tinjau Antrean BBM di SPBU
Tinjau Antrean BBM di SPBU, Bupati Jember Minta Pertamina Buka Rute Cadangan
Pemkab Jember dan DPRD Setujui KUA PPAS 2027
Gus Fawait: Atasi Masalah Kemiskinan Harus dengan Data
Antrean SPBU Jember Mengular Gus Fawait Panggil Pertamina
Pemkab Jember Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Arjasa yang Meninggal di Malaysia
Sempat Diinfus, Bupati Jember Tetap Ikut Jalan Bareng 25 Ribu Peserta Tajemtra 2026
Tajemtra 2026 Jadi Rekor Peserta Terbanyak Sepanjang Sejarah, Gus Fawait: Nanti Tembus 26.000 Orang

Baca Lainnya

Wednesday, 9 September 2026 - 00:46 WIB

Bupati Jember Bagikan Makanan ke Warga saat Tinjau Antrean BBM di SPBU

Tuesday, 8 September 2026 - 22:46 WIB

Tinjau Antrean BBM di SPBU, Bupati Jember Minta Pertamina Buka Rute Cadangan

Tuesday, 8 September 2026 - 16:32 WIB

Pemkab Jember dan DPRD Setujui KUA PPAS 2027

Monday, 7 September 2026 - 23:24 WIB

Gus Fawait: Atasi Masalah Kemiskinan Harus dengan Data

Monday, 7 September 2026 - 18:15 WIB

Antrean SPBU Jember Mengular Gus Fawait Panggil Pertamina

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading