Demi Kemandirian Ekonomi! PAC GP Ansor Umbulsari Jember Upayakan Budidaya Lele

Thursday, 13 February 2025 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Demi Kemandirian Ekonomi! PAC GP Ansor Umbulsari Jember Upayakan Budidaya Lele (Sumber: Istimewa)

Gambar Demi Kemandirian Ekonomi! PAC GP Ansor Umbulsari Jember Upayakan Budidaya Lele (Sumber: Istimewa)

Frensia.id – Demi kemandirian ekonomi, Pengurus Anak Cabang (PAC) GP Ansor Umbulsari semakin menunjukkan kiprah nyata dalam memberdayakan kadernya dengan merealisasikan program budidaya ikan lele.

Dengan bimbingan langsung dari H Deni Prasetya, pengurus wilayah GP Ansor Jawa Timur, program ini berjalan di Desa Tegalwangi, Umbulsari. Enam kolam yang digunakan untuk ternak lele menjadi pusat aktivitas kader-kader Ansor yang antusias menjalankan inisiatif ini.

Program ini bukan hanya sekadar budidaya ikan, tetapi juga menjadi langkah progresif dalam membangun kemandirian ekonomi organisasi. Selama ini, PAC GP Ansor Umbulsari dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan.

Kini, melalui budidaya lele, organisasi ini menambah perannya dalam sektor ekonomi, membuka peluang bagi para kader untuk berkembang dalam dunia bisnis.

Mohammad Salam, Kepala Bidang Perekonomian PAC GP Ansor Umbulsari, menegaskan pentingnya kemandirian ekonomi bagi organisasi.

Gerakan Pemuda Ansor sebagai organisasi sosial kemasyarakatan perlu memiliki kemandirian secara ekonomi. Ternak lele menjadi satu jalan atau terobosan bagi kami untuk memberdayakan lembaga dan kader. Kendati demikian, bukan berarti menutup status sebagai organisasi sosial keagamaan, justru supaya lebih menguatkan syiar keislaman,” ungkapnya, 12/02/2025.

Baca Juga :  Ana Aniaty Pimpin DPC PDI Perjuangan Banyuwangi! 3 Perempuan Pejuang Jadi KSB

Dari segi teknis, budidaya lele ini memberikan wawasan baru bagi kader dalam mengelola bisnis, mulai dari persiapan kolam, pemilihan benih, pemeliharaan hingga pemasaran hasil panen. Maryono Ahmad, Dewan Penasehat, menjelaskan bahwa pengelolaan kolam ini difokuskan untuk pembesaran ikan.
Lele apa ya, setahu saya lele yang biasa dikonsumsi banyak orang, tergantung posisi benih yang ada. Satu kolam bisa menampung antara 5.500 sampai 6.000 ekor dengan diameter kolam 3 meter. Pengelolaan kolam ini dikhususkan untuk pembesaran saja, jadi kita beli benih (nener) dengan ukuran 14-16 yang nantinya dimasukkan ke kolam tersebut,” tuturnya, 12/02/2025.

Selain manfaat ekonomi bagi organisasi dan kader, program ini juga memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. Dengan meningkatnya produksi ikan lele, masyarakat diharapkan semakin terbiasa mengonsumsi ikan sebagai bagian dari pola hidup sehat.

Lebih jauh, program ini juga mendukung kebijakan prioritas pemerintah dalam meningkatkan gizi masyarakat.

Tujuan daripada ternak ini untuk kemandirian organisasi, khususnya di bidang ekonomi, dan juga mendukung mensosialisasikan gemar makan ikan. Banyak harapan dari program pemberdayaan ekonomi ini, bahwa PAC GP Ansor Umbulsari atas binaan dari PW Ansor Jatim ikut mendukung program makan bergizi gratis (MBG), tegas Maryono Ahmad, 12/02/2025.

Baca Juga :  Menteri ESDM Sedang Prioritaskan IUP, Kabantara Grup Siap Kuasai Bauksit Indonesia

Untuk memastikan program ini berjalan optimal, H Deni Prasetya terus memberikan pendampingan dalam aspek teknis pengelolaan hingga strategi pemasaran.

Saya selalu menyempatkan waktu untuk mengunjungi sahabat-sahabat Ansor di lokasi budidaya lele, melihat ketersediaan pakan dan kondisi kolam. Pakan harus menggunakan sentrat supaya ikan lele mengandung kebaikan gizi yang cukup dan ketika dipanen menjadi komoditas yang unggul,” ujarnya, 12/02/2025.

Saat ini, hasil panen diolah dengan dua cara: lele instan (sudah dibumbui) dan original. Dalam jangka panjang, pemasaran akan diperluas, setidaknya mencakup Karesidenan Besuki.

Dengan berbagai langkah strategis ini, PAC GP Ansor Umbulsari tak hanya memperkuat organisasinya dalam sektor ekonomi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Penulis : Imam Muhajir Dwi Putra

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Penerbitan IUP Pertambangan Pasir Laut Jadi Rebutan KKP dengan ESDM, Owner Kabantara Grup Beberkan Penjelasannya
Jalinan Harmoni Antar Umat Beragama, Satkoryon Banser Umbulsari PAM di Gereja Sidorejo
Menteri ESDM Sedang Prioritaskan IUP, Kabantara Grup Siap Kuasai Bauksit Indonesia
Refleksi Akhir Tahun: PUSHAM dan PSAD UII Soroti Mandeknya Reformasi, Ajukan Lima Tuntutan pada Pemerintahan Prabowo–Gibran
Pemkab Bondowoso Perkuat Percepatan Pengentasan Kemiskinan
Pemkab Bondowoso Matangkan Pilkades PAW 2026, Bupati Tekankan Kepastian Hukum dan Kualitas Kepemimpinan Desa
Pemkab Bondowoso Launching Indikasi Geografis Beras Sintanur Lembah Raung
Perempuan Bukan Penonton: KOPRI PMII Unibo Teguhkan Peran Strategis Perempuan

Baca Lainnya

Sunday, 4 January 2026 - 21:40 WIB

Penerbitan IUP Pertambangan Pasir Laut Jadi Rebutan KKP dengan ESDM, Owner Kabantara Grup Beberkan Penjelasannya

Wednesday, 31 December 2025 - 19:40 WIB

Menteri ESDM Sedang Prioritaskan IUP, Kabantara Grup Siap Kuasai Bauksit Indonesia

Tuesday, 30 December 2025 - 15:45 WIB

Refleksi Akhir Tahun: PUSHAM dan PSAD UII Soroti Mandeknya Reformasi, Ajukan Lima Tuntutan pada Pemerintahan Prabowo–Gibran

Tuesday, 30 December 2025 - 12:47 WIB

Pemkab Bondowoso Perkuat Percepatan Pengentasan Kemiskinan

Monday, 29 December 2025 - 22:32 WIB

Pemkab Bondowoso Matangkan Pilkades PAW 2026, Bupati Tekankan Kepastian Hukum dan Kualitas Kepemimpinan Desa

TERBARU

Gambar Mitologi Larangan Politik Dalam Pendidikan (Frensia Grafis)

Opinia

Mitologi Larangan Politik Dalam Pendidikan

Monday, 5 Jan 2026 - 04:30 WIB