Di China, iPhone Sudah Tak Sekeren Dulu, Ini Faktanya!

Thursday, 28 March 2024 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar tangkapan layar akun Instagram sameer_mobile_word

Gambar tangkapan layar akun Instagram sameer_mobile_word

Frensia.Id- Apple iPhone mendominasi pasar HP high end di China selama bertahun-tahun. Tak ada yang dapat menandinginya sebagai simbol status yang keren. Akan tetapi belakangan, bukti menguatkan iPhone di sana sudah tak semenarik dulu.

Menurut Counterpoint Research yang dikutip oleh Frensia.Id, pada 6 minggu pertama 2024 yang secara historis merupakan musim puncak bagi pembeli China untuk membeli ponsel baru, penjualan iPhone turun 24% dari tahun sebelumnya. Sementara itu, penjualan salah satu rival lama Apple di sana, yakni Huawei, penjualannya melonjak hingga 64%.

Penurunan penjualan iPhone itu juga sudah terasa beberapa waktu lalu. Selama satu dekade, China telah menjadi pasar iPhone terpenting setelah Amerika Serikat dan menyumbang sekitar 20% penjualan Apple.

Sekarang, cengkraman Apple di China dapat tergeser oleh serangkaian faktor termasuk perlambatan belanja konsumen, meningkatnya tekanan dari Beijing agar masyarakat menghindari perangkat yang dibuat perusahaan AS, dan bangkitnya Huawei.

“Masa keemasan Apple di China telah berakhir,” kata Linda Sui, direktur senior di TechInsights yang dikutipoleh Frensia.Id.

Baca Juga :  Peringati HPN 2026, Gus Fawait Ajak Pers Jember Kawal Kedaulatan Ekonomi

Apple tentu tidak tinggal diam melihat fenomena ini. Belum lama ini, CEO Tim Cook datang langsung ke China untuk membuka Apple Store baru di Shanghai. Toko ini adalah yang terbesar di China dan di dunia, hanya kalah besar dari Apple Store Fifth Avenue di New York.

Kedatangan Cook, yang merupakan kunjungan ketiganya ke negara tersebut dalam satu tahun, menggarisbawahi pentingnya China bagi Apple sebagai pasar luar negeri terbesar dan bagian penting dari rantai pasokan manufakturnya.

“China tetap pasar penting bagi Apple, khususnya segmen premium di atas USD 800, di mana China memegang posisi dominan. Dengan kebangkitan Huawei dan produsen China lain mendapatkan daya tarik dalam penjualan offline, Apple proaktif memperkuat kehadiran offline-nya, memanfaatkan toko sebagai alat utama mempromosikan smartphone kelas atas” kata Ivan Lam, analis senior dari Counterpoint yang dikutip oleh Frensia.Id.

Baca Juga :  Kejahatan Epstein Diungkap Seorang Aktivis, Semua Ditulis Dalam Buku ini!

Berdasarkan pantauan Frensia.Id, salah satu alasan terbesar yang menyebabkan hal tersebut adalah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan China mengenai perdagangan dan teknologi. Jika tidak ada pengurangan tekanan geopolitik secara signifikan, akan sulit bagi Apple untuk mempertahankan posisinya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pilkades 2027 Pakai Dana Swadaya, Anggota DPRD Jember: Rentan Konflik Kepentingan
PAD Naik Tanpa Pajak, Gus Bupati Fawait: Kita Harus Jadi Kabupaten Ramah Investasi
Realisasi APBD 2025, Gus Fawait Salurkan Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji
Paus Leo XIV Gemakan Seruan “Raja Damai” di Misa Minggu Palma, Diwarnai Insiden Pencegatan Kardinal di Yerusalem
Jelang Hari Besar Keagamaan, Satgas Saber Pangan Polres Jember Pastikan Harga Bapokting Aman
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Ketua YLBHI Harap Legislatif Mengaudit Intelejen
Memasuki Musim Panen, Harga Gabah di Jember Stabil
Ketua Komisi C Sebut Program “Bunga Desaku” Selaras dengan Visi Presiden Prabowo

Baca Lainnya

Monday, 6 April 2026 - 23:30 WIB

Pilkades 2027 Pakai Dana Swadaya, Anggota DPRD Jember: Rentan Konflik Kepentingan

Monday, 6 April 2026 - 22:40 WIB

PAD Naik Tanpa Pajak, Gus Bupati Fawait: Kita Harus Jadi Kabupaten Ramah Investasi

Friday, 3 April 2026 - 22:29 WIB

Paus Leo XIV Gemakan Seruan “Raja Damai” di Misa Minggu Palma, Diwarnai Insiden Pencegatan Kardinal di Yerusalem

Thursday, 2 April 2026 - 20:23 WIB

Jelang Hari Besar Keagamaan, Satgas Saber Pangan Polres Jember Pastikan Harga Bapokting Aman

Tuesday, 31 March 2026 - 13:47 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Ketua YLBHI Harap Legislatif Mengaudit Intelejen

TERBARU