Frensia.id- Gang Ye, merupakan bos besar besar dan miliarder ternama pemilik e-commerce terbesar di Indonesia, Shopee. Saat ini namanya masuk sebagai pihak yang diduga masuk dalam pusaran kasus gratifikasi buruk yang dilakukan Kaesang.
Dalam acara Rakyat bersuara di Inews, 11/09/2024 , Pakar telematika Roy Suryo mengungkapkan bahwa sosok yang turut dalam perjalanan Kaesang ke Amerika Serikat adalah Gang Ye.
“100 persen saya yakin itu Gang Ye.” Ucapnya.
Pernyataan ini menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen, yang mencoba mencari tahu siapa pemilik jet pribadi yang digunakan Kaesang dan istrinya, Erina Gudono. Pesawat tersebut diketahui adalah jet Gulfstream G650ER dengan nomor registrasi N588SE.
Siapa sebenarnya Gang Ye? Sekaya apa dirinya hingga memberikan fasilitas megah bagi sang putra presiden ini?
Berdasar penelusuran Frensia.id, Gang Ye ternyata adalah salah satu tokoh utama di balik kesuksesan Sea Limited, sebuah perusahaan induk asal Singapura yang bergerak di bidang game dan marketplace. Sea Limited menaungi tiga unit bisnis utama, yaitu Shopee (e-commerce), Garena (game), dan SeaMoney (layanan keuangan digital).
Melalui Shopee, Sea Limited telah berhasil mendominasi pasar e-commerce di Asia Tenggara, dengan layanan yang tersedia di negara-negara seperti Indonesia, Filipina, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Selain itu, Shopee juga memperluas jangkauannya ke beberapa negara di Amerika Latin, seperti Brasil, Meksiko, dan Argentina.
Keberhasilan Sea Limited menciptakan ekosistem digital yang kuat di kawasan ini, membuatnya menjadi salah satu perusahaan paling berpengaruh di bidang teknologi dan e-commerce di Asia Tenggara.
Ia adalah pebisnis dan eksekutif sukses asal Singapura, dikenal luas sebagai salah satu pemimpin utama di perusahaan Sea Limited, yang menaungi platform terkenal seperti Shopee, Garena, dan SeaMoney. Sebelum mencapai puncak karier di Sea Limited, Gang Ye merupakan imigran dari China yang hijrah ke Singapura pada masa remajanya.
Setelah menjadi warga negara Singapura, ia melanjutkan studi ke Carnegie Mellon University di Amerika Serikat, di mana ia memperoleh gelar dalam bidang Ilmu Komputer dan Ekonomi.
Setelah menyelesaikan pendidikannya, Ye memulai kariernya di Wilmar International, sebuah perusahaan multinasional yang bergerak di industri kelapa sawit. Selain pengalaman di sektor swasta, Ye juga pernah berkiprah di pemerintahan.
Ia dipercaya menjadi salah satu dari 30 anggota dalam Komite Ekonomi Singapura (Committee of the Future Economy), sebuah lembaga yang dipimpin oleh Menteri Keuangan dan Menteri Perdagangan dan Industri untuk menyusun strategi ekonomi jangka panjang negara tersebut.
Pada tahun 2009, Gang Ye bersama dua rekannya, Forrest Li dan David Chen, mendirikan Sea Limited. Awalnya, Sea Limited berfokus pada industri game melalui perusahaan Garena. Seiring waktu, perusahaan ini berkembang pesat dan kini menjadi salah satu raksasa bisnis di Asia Tenggara dengan tiga lini utamanya: Shopee (e-commerce), Garena (game), dan SeaMoney (layanan keuangan digital).
Gang Ye memainkan peran kunci sejak awal berdirinya Sea Limited. Ia menjadi anggota dewan direksi perusahaan sejak Maret 2010. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Chief Technology Officer (CTO) dari Maret 2010 hingga Desember 2016. Setelah berhasil membangun fondasi teknologi perusahaan, Ye kemudian diangkat menjadi Chief Operating Officer (COO) pada Januari 2017, posisi yang masih dipegangnya hingga saat ini. Di bawah kepemimpinan mereka, Sea Limited berhasil menguasai pasar Asia Tenggara dan terus memperluas pengaruhnya secara global.
Menurut laporan Forbes pada 26 Agustus 2024, Gang Ye memiliki kekayaan bersih sebesar 3,3 miliar dolar AS, atau sekitar Rp50,9 triliun. Kekayaan tersebut meningkat seiring dengan kenaikan harga saham Sea Limited, yang melonjak tajam setelah perusahaan melaporkan kinerja positif pada tahun 2023. Sea Limited berhasil mencatatkan laba bersih sebesar 163 juta dolar AS pada tahun tersebut, setelah sebelumnya mengalami kerugian sebesar 1,7 miliar dolar AS.
Berdasarkan Annual Report 2023, saham Sea Limited dimiliki oleh beberapa pemangku kepentingan utama. Forrest Li memegang 18,5 persen saham, sementara Gang Ye memiliki 5,9 persen. Secara keseluruhan, direktur dan eksekutif perusahaan menguasai 41,7 persen saham. Beberapa pihak eksternal seperti Tencent memegang 18,2 persen, Blue Dolphins Venture 7,9 persen, dan Baillie Gifford & Co menguasai 6 persen saham perusahaan.
Dengan kepemilikannya di Sea Limited, Gang Ye tidak hanya menjadi salah satu pendiri perusahaan, tetapi juga menjadi bagian penting dari kesuksesan Sea, yang menaungi tiga bisnis besar: Shopee, Garena, dan SeaMoney.