Gus Fawait Bentuk Satgas untuk Percepatan Penanganan Tenaga Honorer dan PPPK

Monday, 10 March 2025 - 23:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara Pers Konference (Sumber foto: Sigit Gita Pamuji)

Acara Pers Konference (Sumber foto: Sigit Gita Pamuji)

Frensia.Id- Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) membentuk Satgas penanganan tenaga honorer dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal ini disampaikan olehnya saat menggelar pres konferen dihadapan puluhan media pada Senin (10/03) malam di kantor Pemkab Jember, didampingi Ketua DPRD Jember Ahmad Halim dan sejumlah kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah).

“Persoalan honorer non ASN dan juga PPPK, terjadi hampir di semua daerah di Indonesia, termasuk di Jember. Namun, kami tidak ingin persoalan ini terus berlarut, kami memutuskan membentuk Satgas Percepatan Penangan Honorer dan PPPK, dibawah kendali Inspektorat,” katanya, Senin (10/03/2025).

Lebih lanjut kata Fawait, persoalan Honorer harus bisa tuntas dalam tenggat waktu maksimal satu minggu. Hak-hak honorer, seperti gaji bisa dicairkan sebelum lebaran. Pasalnya, honorer juga mempunyai keluarga yang tentunya memiliki kebutuhan yang sama, terutama menjelang lebaran.

“Kami memberi waktu kepada Satgas, untuk menyelesaikan persoalan honorer selama 1 minggu dan harus tuntas. Karena ini juga menyangkut hak-hak honorer, seperti gaji, kalau bisa sebelum lebaran gaji honorer sudah bisa dicairkan,” ujarnya.

“Nanti kami minta kepada Satgas Honorer, untuk bersinergi dnegan Pansus Honorer yang sudah dibentuk oleh DPRD Jember, agar bisa segera selesai, dan tidak semakin berlarut-larut,” imbuhnya.

Kata Fawait, banyak data honorer yang baru 2 tahun bekerja sudah masuk dalam database. Sementara yang sudah bekerja belasan tahun bahkan puluhan tahun, justru namanya tidak masuk dalam database. Hal demikian yang harus diurai oleh Satgas dan Pansus DPRD Jember.


“Hal-hal seperti ini yang harus di urai oleh Satgas dan juga Pansus DPRD nanti, harapan kami, dengan adanya percepatan penanganan, persoalan tenaga honorer bisa segera tuntas,” paparnya.

Fawait menyebut bahwa pres conferen pada Senin malam ini, juga akan menjadi agenda rutin setiap senin malam. Tujuannya untuk memaparkan capaian dan target yang sudah dilakukan, dengan tempat yang berbeda.

“Pres conference seperti ini akan diagendakan rutin setiap senin malam, dengan memaparkan capaian dan juga target program kerja. Tujuannya agar program apa yang sudah dilakukan dan akan dilakukan oleh Pemkab Jember juga bisa diketahui masyarakat,” tandasnya.

Baca Juga :  Hadiri Daurah Ilmiyah BNN, Bupati Fawait Paparkan Program Pemkab Jember
Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pilkades 2027 Pakai Dana Swadaya, Anggota DPRD Jember: Rentan Konflik Kepentingan
PAD Naik Tanpa Pajak, Gus Bupati Fawait: Kita Harus Jadi Kabupaten Ramah Investasi
Kebakaran Hebat Mangli-Jember, Motor NMax Gosong, Kerugian Ratusan Juta
Realisasi APBD 2025, Gus Fawait Salurkan Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji
Paus Leo XIV Gemakan Seruan “Raja Damai” di Misa Minggu Palma, Diwarnai Insiden Pencegatan Kardinal di Yerusalem
Heboh Kasus Amsal Sitepu, Hotman Paris: Membahayakan Dunia Pengacara
Perkuat Pengawasan WNA, Timpora Bondowoso Gelar Rakor Sinergi Antar Instansi
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Ketua YLBHI Harap Legislatif Mengaudit Intelejen

Baca Lainnya

Monday, 6 April 2026 - 23:30 WIB

Pilkades 2027 Pakai Dana Swadaya, Anggota DPRD Jember: Rentan Konflik Kepentingan

Monday, 6 April 2026 - 22:40 WIB

PAD Naik Tanpa Pajak, Gus Bupati Fawait: Kita Harus Jadi Kabupaten Ramah Investasi

Monday, 6 April 2026 - 08:57 WIB

Kebakaran Hebat Mangli-Jember, Motor NMax Gosong, Kerugian Ratusan Juta

Friday, 3 April 2026 - 22:29 WIB

Paus Leo XIV Gemakan Seruan “Raja Damai” di Misa Minggu Palma, Diwarnai Insiden Pencegatan Kardinal di Yerusalem

Wednesday, 1 April 2026 - 16:49 WIB

Heboh Kasus Amsal Sitepu, Hotman Paris: Membahayakan Dunia Pengacara

TERBARU