Gus Fawait Tegaskan Kebijakan Perubahan Tata Kelola Pasar Tanjung Jember atas Usulan Pedagang

Monday, 28 September 2026 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kabupaten Jember, Muhammad Fawait (tengah). (Foto: Fadli/Frensia).

Bupati Kabupaten Jember, Muhammad Fawait (tengah). (Foto: Fadli/Frensia).

Frensia.id – Bupati Jember, Muhammad Fawait, merespons atas ketegangan polemik pro-kontra perubahan tata kelola penempatan lapak yang tengah terjadi di area Pasar Tanjung, Jember.

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu, menegaskan bahwa kebijakan perubahan penempatan lapak di Pasar Tanjung, Jember, atas dasar usulan dari internal pedagang.

“Saya pikir kita ini mencoba untuk menengahi semuanya, baik yang pro maupun kontra, dan sekali lagi apapun yang saya lakukan di Pasar Tanjung itu bukan inisiatif eksekutif. Tapi itu permintaan dari pedagang yang sudah kita ajak bicara baik pedagang yang di atas maupun di bawah,” kata dia, setelah Rapat Paripurna I di DPRD Kabupaten Jember, pada Senin (28/9/2026), siang hari.

Baca Juga :  Gus Fawait Berharap Angka Kemiskinan Turun Pasca Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Disetujui DPRD Jember

Gus Fawait menjelaskan bahwa perubahan penempatan lapak tersebut, bukan inisiatif dari pemerintah, melainkan juga berdasarkan aspirasi dari mahasiswa.

“Saya mencoba menampung semua aspirasi, termasuk dari adik-adik mahasiswa, salah satunya adalah uji coba terkait masalah rekayasa lalu lintas,” tuturnya.

Lebih lanjut, Gus Fawait menyangkal bahwa Pemkab Jember tidak pernah mendengarkan aspirasi dari masyarakat.

Baca Juga :  Dirjen Dukcapil Ungkap Jember Kurang 3 Persen Warganya Selesai Perekaman KTP

Pernyataan tersebut, sehingga dibuktikan saat pihaknya berkunjung di Pasar Tanjung.

“Semua saya dudukkan, tapi saya bangga ya sama pedagang Pasar Tanjung, karena bisa duduk bersama,” ucapnya.

Menurutnya, adanya dinamika ketegangan terkait pro-kontra kebijakan, menjadi hal wajar dalam sistem demokrasi di negara Indonesia.

“Jadi saya pikir itu bagian dari demokrasi lah ada yang pro, ada yang kontra, nanti kita ajak duduk bersama,” tegasnya.***

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Gus Fawait Sampaikan Penjelasan Raperda APBD 2027, Targetkan Pendapatan Daerah Senilai Rp 4.520 Triliun
Komisi A DPRD Jember Gelar Hearing Terkait Dugaan Indisipliner ASN
Temui Massa Aksi Pasar Tanjung, Bupati Jember Gus Fawait Ajak Dialog Lesehan di Pendopo
Pesan Pengamat UMKM Jember ke Gus Fawait yang Berpotensi Maju Pilgub Jatim
Bupati Jember akan Renovasi Pasar Tanjung Senilai Rp250 Miliar dari Dana APBN
Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026
Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029
Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025

Baca Lainnya

Monday, 28 September 2026 - 20:32 WIB

Gus Fawait Tegaskan Kebijakan Perubahan Tata Kelola Pasar Tanjung Jember atas Usulan Pedagang

Monday, 28 September 2026 - 16:58 WIB

Gus Fawait Sampaikan Penjelasan Raperda APBD 2027, Targetkan Pendapatan Daerah Senilai Rp 4.520 Triliun

Monday, 28 September 2026 - 16:07 WIB

Komisi A DPRD Jember Gelar Hearing Terkait Dugaan Indisipliner ASN

Wednesday, 23 September 2026 - 01:20 WIB

Temui Massa Aksi Pasar Tanjung, Bupati Jember Gus Fawait Ajak Dialog Lesehan di Pendopo

Monday, 21 September 2026 - 14:50 WIB

Pesan Pengamat UMKM Jember ke Gus Fawait yang Berpotensi Maju Pilgub Jatim

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading