Frensia.id – Pakar Perbankan Syariah, Muhammad Syafii Antonio dalam akun Youtube-nya memberikan saran kepada warga Muhammadiyah dan NU kriteria yang harus dipertimbangkan dalam memilih calon presiden pada 14 Februari mendatang.
Untuk warga Muhammadiyah, ada empat hal yang harus dipertimbangkan untuk calon presiden ialah kejernihan tauhid, jauh dari syirik, jauh dari bid’ah, jauh dari khurafat, demikian juga calon pemimpin harus memiliki semangat tajdid (semangat pembaharuan atau semangat perubahan).
Adapun untuk warga NU, pendiri Institut Agama Islam Tazkia tersebut menyebutkan, bahwa kriteria utama pemimpin yang dipilih oleh warga NU harus berpaham Aswaja atau Ahlussunah Waljama’ah.
Lebih lanjut, pemimpin yang hendak dipilih harus:
- bisa memimpin shalawat;
- qunutnya fasih;
- bisa memimpin istighasah
- dekat dengan pesantren
- dekat dengan kultur NU, dan seharusnya semakin dekat calon pemimpin dengan pesantren dan kultur NU maka semakin diterima oleh warga NU
Sedangkan untuk masyarakat Muslim secara umum, hal yang harus dilihat dari calon pemimpin itu, bagaimana tauhidnya?, bagaimana shalatnya? rajin atau tidak.
Demikian juga harus dilihat bagaimana bacaan al-Qur’annya? Ikhfa’, Idgham bighunnah, idgham bilaghunnahnya, rapi atau tidak?
Hal juga yang perlu dilihat dari calon pemimpin selanjutnya ialah sempatnya pergi haji atau umroh tidak?
“Karena seseorang yang tingkat ketakwaannya sangat rendah tidak akan memiliki niat untuk pergi haji dan umroh, karena hal itu butuh pengorbanan waktu”, jelasnya.
Dan yang terpenting hal yang harus dilihat dari calon pemimpin adalah sinar dari iman itu dalam akhlaknya.
“bagaimana berinteraksi dengan orang lain, tutur katanya, budi baiknya, dan sopan santunnya”, pungkasnya.
Selanjutnya, Profesor keturunan Tionghoa ini menyarankan pentingnya menerapkan 4 Sifat para Nabi dan Rasul dalam memilih pemimpin, yakni Shiddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah.
Semoga bermafaat.. Amiin..