Jembatan Penghubung Di Sukorambi Jember Ambrol Gegara Hujan Lebat

Saturday, 7 February 2026 - 23:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Penghubung Ambrol Gegara Hujan Lebat. (Foto: Istimewa).

Jembatan Penghubung Ambrol Gegara Hujan Lebat. (Foto: Istimewa).

Frensia. Id- Jembatan penghubung antara RT/RW 003/003 dengan RT/RW 002/004 di Dusun Durjo, Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi, Jember ambrol gegara hujan lebat. Saat diguyur hujan, terjadi retakan dan pergerakan di tanah di sekitar jembatan.

“Sudah terjadi retakan dan pergerakan tanah pada Sabtu (7/2) sejak pukul 08:00 WIB,” kata Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, Sabtu (7/2/2026).

Baca Juga :  BPBD Jember Catat 922 KK Terdampak Kekeringan di 7 Kecamatan

Selanjutnya kata dia, wilayah Desa Karangpring memang diguyur hujan kurang lebih sekitar 6 jam pada Jum’at (6/2). Hanya saja, kata dia, dampaknya baru dirasakan hari ini.

“Dampak retakan dan pergerakan tanah di sekitar jembatan itu dirasakan hari ini,” ujarnya.

Edy menambahkan, pada pukul 17:45 WIB, jembatan yang menghubungkan antara 2 RT/RW ambrol. Sehingga akses tersebut tidak bisa dilintasi oleh kendaraan.

Baca Juga :  Bupati Jember Gus Fawait Resmikan Jembatan Gantung Lembung Lanjheng di Sukowiryo-Jelbuk

“Jembatan masih belum diperbaiki sehingga masih belum bisa dilintasi oleh warga,” paparnya.

Edy mengimbau, agar masyarakat tetap meningkatkan kehati-hatian terhadap curah hujan yang tinggi. Mengenai tindak lanjut terhadap jembatan, BPBD bersama relawan lainnya akan melakukan kerja bakti pada Minggu (8/2) pukul 07:00 WIB.

“Personel BPBD besok akan melakukan kerja bakti pukul 07:00 WIB,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Dua dari Tiga Korban Sound Horeg Warga Jember, MUI Jatim Desak Gubernur Terbitkan Keputusan Larangan
Mutasi Pejabat di Jember Diduga Bermasalah, GCW Bersurat-Lapor ke KemenPAN-RB
Kantor Taman Nasional Meru Betiri Jember Terbakar
Pria di Sukorambi Jember Ditemukan Tewas oleh Anaknya Sendiri saat Tergantung di Kamar
Hilang di Pantai Paseban Jember, Wisatawan Asal Jombang Ditemukan Tewas
Diduga Microsleep, Sopir Truk Tabrak Dump Truk yang Sedang Parkir di Mayang Jember
PERADI Desak Polri Usut Tuntas Kematian Pedagang Cermin di Pejompongan: “Bukan Semata-mata Musibah”
Kronologi Proyek Dam Kali Tanggul Senilai Rp 15,6 Miliar yang Tidak Berfungsi di Jember

Baca Lainnya

Wednesday, 2 September 2026 - 22:18 WIB

Dua dari Tiga Korban Sound Horeg Warga Jember, MUI Jatim Desak Gubernur Terbitkan Keputusan Larangan

Tuesday, 1 September 2026 - 09:30 WIB

Kantor Taman Nasional Meru Betiri Jember Terbakar

Monday, 31 August 2026 - 21:06 WIB

Pria di Sukorambi Jember Ditemukan Tewas oleh Anaknya Sendiri saat Tergantung di Kamar

Monday, 31 August 2026 - 19:19 WIB

Hilang di Pantai Paseban Jember, Wisatawan Asal Jombang Ditemukan Tewas

Monday, 31 August 2026 - 19:09 WIB

Diduga Microsleep, Sopir Truk Tabrak Dump Truk yang Sedang Parkir di Mayang Jember

TERBARU

Ahli Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Prof. Zainal Arifin Mochtar. (Foto: Istimewa).

Educatia

Uceng Buka “Minggu Buku”: Bahan Bakar Perubahan adalah Buku

Wednesday, 2 Sep 2026 - 22:57 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading